bisnis

Iran teken perjanjian pembelian 80 Boeing

Nilanya US$ 16,6 miliar.

11 Desember 2016 23:45

Iran Air hari ini menandatangani perjanjian dengan Boeing, pabrik pesawat asal Amerika Serikat, untuk membeli 80 pesawat penumpang, seperti dilansir kantor berita IRNA. Ini merupakan kesepakatan bisnis terbesar antara kedua negara sejak kemenangan Revolusi Islam pada 1979.

CEO Iran Air Farhad Parvaresh mengatakan maskapainya memborong 50 Boeing 737 dan 30 Boeing 777. Dia menambahkan kontrak bisnis berlaku satu dasawarsa.

Boeing Juni lalu meneken perjanjian sementara untuk menjual seratus jet penumpang ke Iran Air.

IRNA menyebutkan Fletcher Barkdull, direktur regional Boeing, tengah berada di Ibu Kota Teheran untuk penandatangan pembelian itu.

Selain dengan Boeing, Iran awal tahun ini juga sudah meneken perjanjian awal dengan Airbus, produsen pesawat dari Eropa.

Pesawat milik maskapai Iran Air di Bandar Udara Internasional Imam Khomeini di Ibu Kota Teheran, Iran, 6 Juni 2016. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Boeing tidak akan kirim 110 pesawat pesanan Iran

Nilainya sekitar US$ 20 miliar.

Pesawat Aseman Airlines asal Iran. (Commons.Wikimedia)

Aseman Airlines asal Iran teken perjanjian final untuk membeli 30 Boeing 737

Total pesawat akan dibeli 60 senilai US$ 3 miliar.

Pesawat milik maskapai Iran Air di Bandar Udara Internasional Imam Khomeini di Ibu Kota Teheran, Iran, 6 Juni 2016. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Iran Air teken kontrak pembelian 20 ATR

Sesuai kesepakatan, IranAir juga bisa menambah lagi pesanan 20 pesawat ATR.

Pesawat Aseman Airlines. (Wikimedia Commons)

Maskapai Iran teken kontrak pembelian 30 pesawat Boeing seharga US$ 3 miliar

Uni Eropa Desember tahun lalu melarang Aseman terbang di wilayah udara mereka karena tidak memenuhi standar keamanan internasional.





comments powered by Disqus

Rubrik bisnis Terbaru

Pemilik Manchester City pasok daging sapi ke Israel

Sampai 2012, perusahaan kepunyaan Syekh Mansur itu merupakan pemasok tunggal daging sapi ke Israel.

10 Desember 2018

TERSOHOR