bisnis

Qatargas dan Rasgas bakal dilebur jadi satu

Proses penggabungan dimulai sebelum akhir tahun dan berlangsung sekitar 12 bulan. Diklaim bisa menghemat ratusan juta dolar Amerika.

12 Desember 2016 10:08

Qatar bakal menggabungkan dua BUMN (Badan Usaha Milik Negara) merupakan produsen gas alam cair, Qatargas dan Rasgas, menjadi satu.

Dalam jumpa pers kemarin di Ibu Kota Doha, Qatar, CEO Qatar Petroleum Saad al-Kaabi mengatakan penghematan pengeluaran merupakan alasan utama dari merger dua produsen gas terbesar sejagat itu.

Dia bilang penggabungan Qatargas dan Rasgas itu akan menghemat ratusan juta dolar Amerika, namun dia tidak menyebutkan dalam berapa lama penghematan sebanyak itu bisa terjadi.

"Tentu saja hasil dari penggabungan ini adalah penghematan pengeluaran," kata Kaabi. "Perusahaan gabungan itu akan melakukan bisnis serupa. Menggabungkan keduanya menjadi usaha memberikan Anda keuntungan lebih besar dalam pemasaran."

Qatargas merupakan penghasil gas alam cair terbesar di dunia dengan kapasitas produksi 42 juta ton setahun. Qatar Petroleum menguasai mayoritas saham, sedangkan perusahaan energi global, termasuk Total, Mitsui & Co, dan Conoco Philips memiliki sebagian kecil saham.

Rasgas mempunyai kapasitas produksi 37 juta ton per tahun. Rasgas adalah perusahaan patungan antara Qatar Petroleum  dengan 70 persen saham dan 30 persen lainnya kepunyaan Exxon Mobil.

Kaabi mengakui dengan penggabungan tersebut bakal ada pengurangan tenaga kerja, tapi di sisi operasional tidak akan terganggu.  

Dia menjelaskan proses transisi menjadi satu perusahaan dengan nama Qatargas itu akan berlangsung sekitar setahun. Prosesnya bakal dimulai sebelum akhir tahun ini.

Peleburan Qatargas dan Rasgas itu bagian dari usaha Qatar untuk mengatasi defisit. Qatar tahun ini diperkirakan mengalami defisit lebih dari US$ 12 miliar, pertama dalam 15 tahun terakhir.

Syekh Mansur bin Zayid an-Nahyan, pemilik Manchester City. (Luxatic)

Pemilik Manchester City pasok daging sapi ke Israel

Sampai 2012, perusahaan kepunyaan Syekh Mansur itu merupakan pemasok tunggal daging sapi ke Israel.

Pompa bensin ADNOC. (Gulf Business)

ADNOC buka pompa bensin pertama di Arab Saudi

Arab Saudi memberikan izin operasi bagi ADNOC April lalu.

Dermaga kapal tanker Nakilat-Keppel di ladang gas Ras Laffan, Qatar. (arabianoilandgas.com)

Qatar akan keluar dari OPEC pada 1 Januari 2019

Negara Arab supertajir ini ingin berfokus untuk meningkatkan produksi gasnya dari 77 juta ton menjadi seratus juta ton per tahun.

Infrastruktur milik Qatargas, produsen gas alam cair terbesar di dunia milik pemerintah Qatar. (Arabian Oil and Gas)

Indonesia akan beli gas dari Qatar seharga US$ 7 per MMBTU

Qatar merupakan produsen sekaligus eksportir gas terbesar sejagat.





comments powered by Disqus

Rubrik bisnis Terbaru

Pemilik Manchester City pasok daging sapi ke Israel

Sampai 2012, perusahaan kepunyaan Syekh Mansur itu merupakan pemasok tunggal daging sapi ke Israel.

10 Desember 2018

TERSOHOR