bisnis

Arab Saudi berencana berlakukan listrik pra bayar

Rencana ini bagian dari upaya pemerintah Arab Saudi untuk mengurangi konsumsi listrik di negara Kabah itu.

13 Desember 2016 10:20

Perusahaan listrik negara the Saudi Electricity Company (SEC) berencana memberlakukan meteran pra bayar bagi pelanggan baru, seperti dilansir Saudi Gazette.

Juru bicara SEC Abdullah ar-Rakaf bilang rencana ini bagian dari upaya pemerintah Arab Saudi untuk mengurangi konsumsi listrik di negara Kabah itu.

Dengan memakai meteran pra bayar, konsumen rumah tangga bisa mengontrol pemakaian listrik sesuai kebutuhan saban bulan.

Saudi Gazette melaporkan SEC bakal mengumumkan tarif dan kriteria bagi pemasangan meteran listrik pra bayar dalam beberapa pekan mendatang.

Kantor Nasdaq Dubai di Kota Dubai, Uni Emirat Arab. (Arabian Business)

Indonesia lepas sukuk senilai US$ 2 miliar di Nasdaq Dubai

Pemerintah Indonesia merupakan penjual sukuk terbesar di Nasdaq Dubai dalam hal nilai dan jumlahnya, yakni US$ 16,5 miliar dari 12 sukuk sudah dilepas.

Menteri Energi Arab Saudi Khalid al-Falih. (Gulf Business)

Saudi akan kurangi produksi minyak jadi 9,8 juta barel bulan depan

Saudi akan menciptakan bisnis gas secara global.

Bagan tarif listrik di Arab Saudi. (Saudi Gazette)

Tarif listrik di Arab Saudi naik 300 persen sejak hari ini

Lebih dari 70 persen listrik dipakai untuk sistem pendingin udara.





comments powered by Disqus

Rubrik bisnis Terbaru

Indonesia lepas sukuk senilai US$ 2 miliar di Nasdaq Dubai

Pemerintah Indonesia merupakan penjual sukuk terbesar di Nasdaq Dubai dalam hal nilai dan jumlahnya, yakni US$ 16,5 miliar dari 12 sukuk sudah dilepas.

21 Februari 2019

TERSOHOR