bisnis

Indonesia bakal jajaki perdagangan langsung dengan Iran

Joko Widodo dan Rouhani sepakat menggenjot nilai perdagangan kedua negara terus menurun dalam lima tahun terakhir.

15 Desember 2016 23:34

Dalam pertemuan di Ibu Kota Teheran kemarin, Presiden Iran Hasan Rouhani dan tamu kenegaraannya, Presiden Joko Widodo, sepakat meningkatkan nilai perdagangan kedua negara.

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menjelaskan nilai perdagangan antara Indonesia dan Iran terus menurun dalam lima tahun belakangan. "Pada 2015, perdagangan kedua negara hanya mencapai angka US$ 300 juta. Kalau kita bandingkan di 2011 kita sempat mencapai nilai perdagangan US$ 1,8 miliar," kata Retno dalam keterangan resmi diterima Albalad.co hari ini.

Karena itu, menurut Retno, Joko Widodo akan melakoni sejumlah terobosan untuk meningkatkan ekspor produk berlimpah di tanah air ke negara Mullah itu, seperti kertas, kopi, dan cokelat.

Dia menambahkan Joko Widodo mencoba mewujudkan perdagangan langsung dengan Iran. "Sehingga produk Indonesia dari segi harga akan lebih kompetitif kalau dilakukan perdagangan langsung dengan mereka (Iran) daripada harus melalui pihak ketiga," ujar Retno.

Dalam kunjungan sehari ke Iran, Presiden Joko Widodo didampingi Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Ignasius Jonan, Kepala BKPM (Badan Koordinasi Penanaman Modal) Thomas Trikasih Lembong, dan Ketua OJK (Otoritas Jasa Keuangan) Muliaman D. Hadad.

Joko Widodo juga mengajak Direktur Utama Pertamina Dwi Soetjipto, Direktur Utama PLN Sofyan Basir, serta 60 pengusaha dan CEO.

Delegasi dari India tengah belajar teknologi pertanian di Israel. (embassies.gov.il)

Grup Djarum bangun 26 reservoir air berteknologi Israel di Sumba Timur

Eko Putro menekankan Djarum membeli teknologi Israel itu melalui Taiwan jadi bukan langsung ke Israel.

Tim eksplorasi Saudi Aramco. (saudiaramco.com)

Aramco perusahaan paling untung di dunia

Aramco meraup laba bersih Rp 1.581 triliun.

Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi. (Arabian Business)

Standard & Poor prediksi Arab Saudi bebas dari defisit pada 2023

Arab Saudi mengalami defisit sejak harga minyak mentah global anjlok pada pertengahan 2014.

Logo Saudi Binladin Group. (Arab News)

Pemerintah Arab Saudi ambil alih manajemen Binladin Group

Istidama memperoleh 36,22 persen saham Binladin Group dari tiga Bin Ladin bersaudara , yaitu Bakr, Saleh, dan Saad, ditangkap atas tudingan korupsi oleh komisi dipimpin oleh Putera Mahkota Pangeran Muhammad bin Salman.





comments powered by Disqus