bisnis

Buat pertama kali Maroko izinkan pendirian bank syariah

Negara Afrika Utara ini sudah lama menolak bank syariah karena khawatir bakal membangkitkan gerakan islamis.

04 Januari 2017 06:08

Buat pertama kali bank sentral Maroko menyetujui lima permintaan untuk membuka bank syariah di negara itu dan mengizinkan tiga bank Prancis menjual produk-produk syariah.

Bank-bank dan lembaga penjamin asuransi syariah mulai dibentuk di Maroko setelah undang-undang membolehkan mereka beroperasi. Bank sentral telah membentuk dewan syariah pusat untuk mengawasi sektor baru ini.

Negara Afrika Utara ini sudah lama menolak bank syariah karena khawatir bakal membangkitkan gerakan islamis. Namun lantaran pasar keuangan Maroko kekurangan likuiditas dan investor asing, keuangan syariah menjadi pilihan buat menggaet kedua hal itu.

Bank sentral Maroko bilang pihaknya menerima tujuh permintaan untuk membuka bank syariah. Tapi yang disetujui tiga bank besar Maroko, yakni Attijariwafa Bank, BMCE of Africa, dan Banque Centrale Populaire (BCP), serta dua lembaga peminjaman, Credit Agricole (CAM) dan Credit Immobilier et Hotelier (CIH).

Bank sentral Senin lalu bilang bank swasta terbesar Attijariwafa mendapat persetujuan meski masih dalam tahap pembicaraan dengan calon rekanannya, IDB (Bank Pembangunan Islam). BCP memilih bekerja sama dengan Guidance Financial Group, BMCE dengan Al Baraka Banking Group dari Bahrain, dan CIH dengan Qatar International Islamic Bank.

Tiga anak usaha bank asal Prancis, Societe Generale, Credit du Maroc, dan BMCI dibolehkan menjual produk-produk syariah.

Menteri keuangan Maroko bulan lalu mengatakan negaranya untuk pertama kali dalam sejarah akan menerbitkan sukuk di pasar domestik pada semester pertama tahun ini.

Meski begitu, parlemen Maroko masih belum mengesahkan undang-undang soal asuransi syariah atau takaful.

Kantor Nasdaq Dubai di Kota Dubai, Uni Emirat Arab. (Arabian Business)

Indonesia lepas sukuk senilai US$ 2 miliar di Nasdaq Dubai

Pemerintah Indonesia merupakan penjual sukuk terbesar di Nasdaq Dubai dalam hal nilai dan jumlahnya, yakni US$ 16,5 miliar dari 12 sukuk sudah dilepas.

Menteri Energi Arab Saudi Khalid al-Falih. (Gulf Business)

Saudi akan kurangi produksi minyak jadi 9,8 juta barel bulan depan

Saudi akan menciptakan bisnis gas secara global.

Sejumlah pekerja membersihkan pelataran Masjid Al-Haram di Kota Makkah, Arab Saudi, 17 Juni 2018. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Biaya haji tahun ini Rp 35,2 juta

Sama dengan ongkos haji tahun lalu.

Abu Dhabi, Uni Emirat Arab. (visitabudhabi.ae)

Perusahaan UEA beli tiga ton emas dari Venezuela

Pembelian itu dilakukan pada 21 Januari lalu.





comments powered by Disqus

Rubrik bisnis Terbaru

Indonesia lepas sukuk senilai US$ 2 miliar di Nasdaq Dubai

Pemerintah Indonesia merupakan penjual sukuk terbesar di Nasdaq Dubai dalam hal nilai dan jumlahnya, yakni US$ 16,5 miliar dari 12 sukuk sudah dilepas.

21 Februari 2019

TERSOHOR