bisnis

Pembeli properti seharga US$ 1 juta bisa jadi warga negara Turki

Tawaran serupa diberikan kepada warga asing berinvestasi paling sedikit US$ 2 juta.

13 Januari 2017 16:05

Turki menawarkan kewarganegaraan bagi warga asing membeli properti, berupa rumah atau tanah, seharga minimal US$ 1 juta di negara itu.

Hadiah serupa diberikan pula kepada warga negara asing berinvestasi paling sedikit US$ 2 juta. Orang asing juga bisa berpaspor Turki kalau memiliki tabungan sedikitnya US$ 3 juta di satu bank selama lebih dari tiga tahun.

Dekrit ini dituangkan dalam lembara negara kemarin, seperti dilansir Dogan News Agency.

Turki juga bakal memberikan status warga negara untuk orang asing mampu menciptakan mempekerjakan sedikitnya seratus warga Turki.

Perusahaan-perusahaan pengembang di Turki mebgklaim dapat menjual properti minimal US$ 10 miliar kepada warga negara asing bila kewarganegaraan atau izin tinggal ditawarkan kepada orang asing membeli rumah di Turki.

Ibu Kota Kuwait City, Kuwait. (Gulf Business)

Parlemen Kuwait sahkan undang-undang buat kurangi jumlah ekspatriat

Undang-undang pengurangan ekspatriat ini akan mengusir sekitar 800 ribu warga India, jumlahnya saat ini 1,45 juta atau 30 persen.

Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi. (Al-Arabiya)

Kampanye boikot oleh Saudi rugikan Turki Rp 292 triliun

Turki juga bakal kehilangan 1,5 juta pelancong Saudi.

Pesawat milik maskapai Emirates Airline di Bandar Udara Internasional Ratu Alia di Ibu Kota Amman, Yordania, 25 April 2015. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

UEA-Israel sepakati 28 kali sepekan penerbangan antara kedua negara

Emirates Airline dan Etihad Airways sudah mengumumkan bakal membuka rute penerbangan Dubai-Tel Aviv dan Abu Dhabi-Tel Aviv.

Bandar Udara Internasional Abu Dhabi di Ibu Kota Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, 25 April 2015. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

UEA-Israel sepakat berlakukan bebas visa

Ini menjadi kesepakatan bebas visa pertama dibuat oleh Israel dengan negara Arab.





comments powered by Disqus

Rubrik bisnis Terbaru

Parlemen Kuwait sahkan undang-undang buat kurangi jumlah ekspatriat

Undang-undang pengurangan ekspatriat ini akan mengusir sekitar 800 ribu warga India, jumlahnya saat ini 1,45 juta atau 30 persen.

22 Oktober 2020

TERSOHOR