bisnis

Arab Saudi akan gelontorkan US$ 32 miliar buat perumahan rakyat

Pemerintah bakal menyerahkan 120 ribu rumah dalam tiga tahun mendatang.

16 Januari 2017 18:55

Kementerian Perumahan Arab Saudi bakal menyerahkan 120 ribu rumah kepada warga negaranya dalam tiga tahun ke depan, merupakan tahap pertama dari program Rumah Saya.

Rumah-rumah itu akan diberikan sesuai tingkat pendapatan dan jumlah anggota masing-masing keluarga. Sebagai tambahan, pemerintah negara Kabah ini juga menyediakan 75 ribu tanah kavling bagi warga negara untuk mereka bangun rumah sendiri.

Baca juga: Pemilik Porsche di kawasan Arab Teluk rata-rata berusia 35 tahun

Tidak ada penjelasan apakah warga negara Saudi bisa memperoleh rumah atau tanah kavling gratis atau membeli dengan cara mencicil.

Riyadh juga akan memberikan bantuan fulus bagi 85 ribu keluarga membutuhkan tahun depan

Menteri Perumahan Arab Saudi.Majid al-Hogail bilang pemerintah menganggarkan sekitar US$ 32 miliar untuk pembangunan rumah, pengalokasian tanah kavling, dan bantuan keuangan.

Saudi memang mengalami krisis perumahan karena tingginya harga tanah. Akibatnya harga rumah juga menjulang sehingga banyak keluarga Saudi belum memiliki rumah. 

Kantor Nasdaq Dubai di Kota Dubai, Uni Emirat Arab. (Arabian Business)

Indonesia lepas sukuk senilai US$ 2 miliar di Nasdaq Dubai

Pemerintah Indonesia merupakan penjual sukuk terbesar di Nasdaq Dubai dalam hal nilai dan jumlahnya, yakni US$ 16,5 miliar dari 12 sukuk sudah dilepas.

Menteri Energi Arab Saudi Khalid al-Falih. (Gulf Business)

Saudi akan kurangi produksi minyak jadi 9,8 juta barel bulan depan

Saudi akan menciptakan bisnis gas secara global.

Sejumlah pekerja membersihkan pelataran Masjid Al-Haram di Kota Makkah, Arab Saudi, 17 Juni 2018. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Biaya haji tahun ini Rp 35,2 juta

Sama dengan ongkos haji tahun lalu.

Abu Dhabi, Uni Emirat Arab. (visitabudhabi.ae)

Perusahaan UEA beli tiga ton emas dari Venezuela

Pembelian itu dilakukan pada 21 Januari lalu.





comments powered by Disqus

Rubrik bisnis Terbaru

Indonesia lepas sukuk senilai US$ 2 miliar di Nasdaq Dubai

Pemerintah Indonesia merupakan penjual sukuk terbesar di Nasdaq Dubai dalam hal nilai dan jumlahnya, yakni US$ 16,5 miliar dari 12 sukuk sudah dilepas.

21 Februari 2019

TERSOHOR