bisnis

10 miliarder Israel masuk daftar orang terkaya dunia saban tahun

Eyal Ofer, berharta US$ 8,4 miliar, menjadi orang terkaya kedua di Timur Tengah setelah Pangeran Al-Walid bin Talal asal Arab Saudi, memiliki kekayaan US$ 17,3 miliar.

21 Januari 2017 13:03

Sebanyak 10 miliarder asal Israel pada 2016 masuk daftar orang paling tajir sejagat versi majalah Forbes untuk 30 tahun berurutan. Peringkat orang terkaya di Bumi ini berisi 1.810 konglomerat dengan harta mereka kuasai senilai US$ 6,48 triliun.

"Bursa saham gampang naik turun, anjloknya harga minyak, dan makin menguatnya dolar Amerika Serikat mengakibatkan pergeseran dinamis kekayaan di seluruh dunia dan melorotnya jumlah harta sepuluh orang paling tajir untuk pertama kali sejak 2009," tulis Forbes.

Konglomerat properti dan perkapalan dari Israel Eyal Ofer, berharta US$ 8,4 miliar, menjadi orang terkaya kedua di Timur Tengah setelah Pangeran Al-Walid bin Talal asal Arab Saudi, memiliki kekayaan US$ 17,3 miliar.  
 
Berikut 10 miliarder Israel selalu masuk daftar orang paling tajir sejagat versi Forbes 2016 selama 30 tahun berurutan:

1 Eyal Ofer

Jumlah harta (2016): US$ 8,4 miliar
Total harta per 21 Januari 2017: US$ 9,2 miliar
Peringkat: 135 (nomor 1 di Israel)
Umur: 66 tahun
Sumber kekayaan: Properti, perkapalan
Tempat tinggal: Monte Carlo, Monako
Paspor: Israel
Status: menikah dengan empat anak

Eyal Ofer adalah Chairman dari Oger Global Group, berkantor pusat di Monako, juga Chairman dari Zodiac Group, perusahaan perkapalan swasta berbasis di Monako dengan jumlah armad lebih dari 150 kapal. Dia juga memiliki saham di OMNI Offshore Terminals dan Royal caribbean Cruise Lines, di mana dia telah menjadi direktur di sana lebih dari 15 tahun.

2 Stef Wertheimer

Jumlah harta (2016): US$ 5,6 miliar
Total harta per 21 Januari 2017: US$ 5,6 miliar
Peringkat: 228 (nomor 2 di Israel)
Umur: 90 tahun
Sumber kekayaan: Produk alat-alat berbahan logam
Tempat tinggal: Tefen, Israel
Paspor: Israel
Status: menikah dengan empat anak
 
Sejak menjual seluruh sahamnya di Iscar, perusahaan pemotongan logam, pada 2013 dan Blade Technology pada 2014, pengusaha veteran Stef Wertheimer terus berupaya mewujudkan mimpinya menciptakan perdamaian abadi antara Israel dan Palestina, lewat pembangunan kawasan-kawasan industri di permukiman mayoritas Arab di Israel.

Keluarga Wertheimer menjual 51 persen sahamnya di Blade Techs pada 2014 dan Berkshire Hathaway milik Warren Buffet membayar US$ 2,05 miliar untuk 20 persen saham Iscar pada 2013. Berkshire Hathaway sebelumnya membeli 80 persen saham Iscar seharga US$ 4 miliar pada 2006. Wertheimer membangun kawasan idustri pertamanya atau "kibbutz kapitalis" tiga dasawarsa lalu.

3 Arnon Milchan

Jumlah harta (2016): US$ 5 miliar
Total harta per 21 Januari 2017: US$ 5,9 miliar
Peringkat: 270 (nomor 3 di Israel)
Umur: 72 tahun
Sumber kekayaan: Pembuatan film
Tempat tinggal: Tel Aviv, Israel
Paspor: Israel
Status: menikah dengan empat anak

New Regency Enterprises, perusahaan pembuatan film layar lebar dan televisi milik Arnon Milchan, adalah langganan peraih Piala Oscar. Tahun lalu, New regency meraup empat penghargaan Oscar: Best Adapted Screenplay untuk The Big Short dan aktor terbaik, sutradara terbaik dan sinematografi terbaik buat The Revenant.

Pada 2015, New Regency meraih Oscar untuk kategori Best Picture dalam film Birdman. Pada Juli 2015, New Regency meraup US$ 200 juta dari Fortress Investment Group buat mendanai pengusaha-pengusaha film berskala kecil.

4 Shari Arison

Jumlah harta (2016): US$ 3,9 miliar
Total harta per 21 Januari 2017: US$ 4,7 miliar
Peringkat: 392 (nomor 4 di Israel)
Umur: 59 tahun
Sumber kekayaan: perusahaan kapal pesiar
Tempat tinggal: Tel Aviv, Israel
Paspor: Israel
Status: janda empat anak

Perempuan terkaya di Israel, Shari Arison, mewarisi kekayaan dari ayahnya, Ted, pendiri perusahaan kapal pesiar Carnival Corporation, masih merupakan aset terbesarnya. Dia juga memiliki saham di Bank Hapoalim (Israel) dan perusahaan infrastruktur Shikun & Binui Holdings.

Dia mengontrol investasi dan kegiatan amalnya melalui the Arison Group dan the Ted Arison Family Foundation, saban tahun menyumbang ke lembaga-lembaga nirlaba bergerak di bidang kesehatan, pendidikan, orang-orang cacat, dan riset.

5 Idan Ofer

Jumlah harta (2016): US$ 3,7 miliar
Total harta per 21 Januari 2017: US$ 3 miliar
Peringkat: 421 (nomor 5 di Israel)
Umur: 61 tahun
Sumber kekayaan: pengeboran dan perkapalan
Tempat tinggal: London, Inggris
Paspor: Israel
Status: menikah dengan lima anak

Idan Ofer adalah satu dari dua putra konglomerat perkapalan, Sammy Ofer, meninggal pada 2011 dan pernah menjadi orang paling tajir di Israel. Awal 2014, kerajaan bisnis Sammy Ofer dibagi dua secara hukum buat Idan dan Eyal. Idan mendapatkan Quantum Pacific Group, memiliki lebih dari 150 kapal besar, kontainer, dan tanker.

6 Teddy Sagi

Jumlah harta (2016): US$ 3,3 miliar
Total harta per 21 Januari 2017: US$ 2,8 miliar
Peringkat: 495 (nomor 6 di Israel)
Umur: 45 tahun
Sumber kekayaan: peranti lunak buat judi
Tempat tinggal: Tel Aviv, Israel
Paspor: Israel
Status: duda tiga anak

Teddy Sagi pada 1999 membangun Playtech, perusahaan pengembang peranti lunak buat perjudian, dengan nilai penjualan hampir US$ 500 juta dan terdaftar di Bursa Saham AIM, Ibu Kota London, Inggris, dengan valuasi aset miliaran dolar Amerika Serikat.

Sagi masih memiliki sepertiga saham di Playtech dan sisanya sudah dijual buat membiayai bisnis lainnya, termasuk Market Tech Holdings, sebuah kawasan properti seluas 4,45 hektare di London dengan Camden Market menjadi magnet bagi pelancong. Camden Market dihuni beragam toko, restoran, dan pub.

7 Shaul Shani

Jumlah harta (2016): US$ 3,2 miliar
Total harta per 21 Januari 2017: US$ 3,2 miliar
Peringkat: 527 (nomor 7 di Israel)
Umur: 62 tahun
Sumber kekayaan: telekomunikasi
Tempat tinggal: Petah Tikva, Israel
Paspor: Israel

Shaul Shani mendadak sangat tajir setelah pada 2009 Global Village Telecom, perusahaan patungan dia bikin di Brasil, dibeli oleh Vivendi seharga US$ 4,5 miliar. Dia mendapat jatah US$ 1,4 miliar dari transaksi itu.

Shani mulai membangun perusahaan dan kemudian menjualnya sejak awal 1980-an. Dia mendirikan Oshap Technologies, perusahaan desain komputer dan pembuat suku cadang, pada 1982, lalu dirilis ke Bursa Nasdaq pada 1985, kemudian dijual senilai US$ 210 juta kepada SunGuard pada 1999.

Dia juga ikut membikin perusahaan peranti lunak Sapiens dan Tecnomatix. Kedua firma ini kemudian masuk Nasdaq dan akhirnya dilego.

8 Yitzhak Tshuva

Jumlah harta (2016): US$ 2,7 miliar
Total harta per 21 Januari 2017: US$ 3,5 miliar
Peringkat: 638 (nomor 8 di Israel)
Umur: 68 tahun
Sumber kekayaan: properti
Tempat tinggal: Netanya, Israel
Paspor: Israel
Status: menikah dengan lima anak

Yitzhak "Isaac" Tshuva mengoleksi hartanya lewat bisnis di sektor energi dan properti. Cadangan minyak dan gas dia kembangkan sekitar 2000 merupakan tulang punggung Delek Group. Dia juga memiliki perusahaan otomotif dan keuangan.

El Ad Group, perusahaan real estate kepunyaannya, memiliki aset di Manhattan, Florida, Monteral, dan Israel. Pada 2013, El Ad Group menjual Buckingham Gate, berlokasi dekat Istana Buckingham di London, seharga US$ 280 juta. Keluarga Tshuva adalah imigran asal Libya pindah ke Israel ketika dia masih berumur enam bulan.

9 Gil Shwed

Jumlah harta (2016): US$ 2,2 miliar
Total harta per 21 Januari 2017: US$ 2,7 miliar
Peringkat: 810 (nomor 9 di Israel)
Umur: 49 tahun
Sumber kekayaan: peranti lunak
Tempat tinggal: Tel Aviv, Israel
Paspor: Israel
Status: bujangan

Gil Shwed mendirikan perusahaan keamanan siber Check Point Software Technologies pada 1993 bareng Shlomo Kramer dan miliarder Marius Nacht. Shwed masih menjabat CEO dan Nach duduk dalam direksi Check Point, perusahaan dengan nilai penjualan saat ini sekitar US$ 1,6 miliar.

10 Marius Nacht

Jumlah harta (2016): US$ 1,7 miliar
Total harta per 21 Januari 2017: US$ 2,1 miliar
Peringkat: 1.067 (nomor 10 di Israel)
Umur: 51 tahun
Sumber kekayaan: peranti lunak
Tempat tinggal: Tel Aviv, Israel
Paspor: Israel
Status: menikah

Marius Nacht ikut mendirikan perusahaan keamanan siber Check Point Software Technologies pada 1993 bareng Shlomo Kramer dan Gil Shwed. Dia pernah bertugas di Talpiot, satuan elite dalam angkatan darat Israel. Dia memiliki dua gelar: sarjanan fisika dan matematika dari Hebrew University of Jerusalem dan teknik elektik dan sistem komunikasi dari Tel Aviv University.

Syekh Mansur bin Zayid an-Nahyan, pemilik Manchester City. (Luxatic)

Pemilik Manchester City pasok daging sapi ke Israel

Sampai 2012, perusahaan kepunyaan Syekh Mansur itu merupakan pemasok tunggal daging sapi ke Israel.

Pompa bensin ADNOC. (Gulf Business)

ADNOC buka pompa bensin pertama di Arab Saudi

Arab Saudi memberikan izin operasi bagi ADNOC April lalu.

Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi. (Arabian Business)

Arab Saudi berlakukan sistem jalan tol mulai 2020

Dubai menjadi satu-satunya wilayah di kawasan Arab Teluk menerapkan sistem jalan tol.

Dermaga kapal tanker Nakilat-Keppel di ladang gas Ras Laffan, Qatar. (arabianoilandgas.com)

Qatar akan keluar dari OPEC pada 1 Januari 2019

Negara Arab supertajir ini ingin berfokus untuk meningkatkan produksi gasnya dari 77 juta ton menjadi seratus juta ton per tahun.





comments powered by Disqus

Rubrik bisnis Terbaru

Pemilik Manchester City pasok daging sapi ke Israel

Sampai 2012, perusahaan kepunyaan Syekh Mansur itu merupakan pemasok tunggal daging sapi ke Israel.

10 Desember 2018

TERSOHOR