bisnis

Saudi Aramco operasikan 220 alat bor

Kapasitas produksi minyak Saudi masih tetap 12,5 juta barel sehari.

23 Januari 2017 08:56

Menteri Energi Arab Saudi Khalid al-Falih kemarin bilang perusahaan minyak dan gas Saudi Aramco masih mengoperasikan 220 alat bor (rig), meski harga minyak mentah global tetap rendah.

Chariman Aramco ini menekankan pihaknya tidak terpengaruh oleh anjloknya harga minyak, berlangsung sejak pertengahan 2014. Dia menambahkan Aramco masih mampu mempertahankan kapasitas produksi minyak sebesar 12,5 juta barel sehari.

"Kami tidak mengurangi jumlah alat bor selama krisis (harga minyak)," kata Falih kepada Sky News Arabia. "Sekitar 220 alat bor masih beroperasi.

Dalam dua tahun terakhir, Aramco dapat menghemat ongkos pengeboran karena mendapat potongan harga dari perusahaan layanan dan para pemasok.

Tim eksplorasi Saudi Aramco. (saudiaramco.com)

Aramco perusahaan paling untung di dunia

Aramco meraup laba bersih Rp 1.581 triliun.

Menteri Energi Arab Saudi Khalid al-Falih. (Gulf Business)

Saudi akan kurangi produksi minyak jadi 9,8 juta barel bulan depan

Saudi akan menciptakan bisnis gas secara global.

Menteri Energi, Industri dan Sumber Daya Mineral Arab Saudi Khalid al-Falih saat wawancara khusus dengan stasiun televisi Al-Arabiya, di sela lawatannya ke Cina, 31 Agustus 2016. (Al-Arabiya)

Arab Saudi kurangi produksi minyak 800 ribu barel bulan ini

Bulan depan, produksi dikurangi lagi seratus ribu barel menjadi 7,1 juta barel per hari.

Seorang karyawan Saudi Aramco tengah bertugas. (saudiaramco.com)

Jumlah cadangan minyak Arab Saudi 268,5 miliar barel

Saudi memiliki cadangan gas sebesar 325,1 triliun kaki kubik





comments powered by Disqus