bisnis

Facebook, Google, Apple kecam kebijakan antimuslim Trump

Zuckerberg bilang Amerika adalah bangsa imigran.

29 Januari 2017 23:09

Perusahaan-perusahaan teknologi raksasa berpusat di Lembah Silikon, Amerika Serikat, mengecan kebijakan imigrasi antimuslim dikeluarkan Presiden Amerika Donald Trump.

Ribuan staf bekerja dalam industri teknologi bisa terkena dampak dari kebijakan Trump melarang imigran dari tujuh negara berpenduduk mayoritas muslim - Iran, Irak, Suriah, Yaman, Libya, Sudan, dan Somalia - memasuki Amerika.

Menurut beberapa CEO di Lembah Silikon, larangan itu melanggar prinsip pribadi dan perusahaan mereka.

Industri teknologi di Lembah Silikon memang mengandalkan orang-orang berbakat dari seluruh dunia. Mereka cemas Trump bisa mengubah izin sementara dikenal dengan nama H-1B.

Google telah memberitahu karyawan mereka berpaspor tujuh negara dilarang untuk membatalkan semua rencana perjalanan ke luar Amerika. Jika ada yang tengah di luar Amerika, diminta menghubungi divisi sumber daya manusia perusahaan.

CEO Google Sundar Pichai mengatakan lewat sebuah memo, setidaknya 187 karyawan Google bisa menjadi korban dari kebijakan Trump. Dia mengaku tidak mengetahui secara pasti jumlah staf Google sedang berada di luar Amerika.

"Kami selalu menyampaikan pandangan kami soal imigrasi secara terbuka akan terus seperti itu," kata Pichai.

Trump kemarin atau Jumat malam waktu setempat meneken surat keputusan melarang imigran dari tujuh negara muslim ke Amerika. Larangan ini berlaku 90 hari.

Dia juga mengharamkan pengungsi dari seluruh dunia ke Amerika. Larangan ini berlaku 120 hari, tapi bagi pengungsi Suriah tanpa batas waktu.

CEO Apple Tim Cook bilang pihaknya sudah menyampaikan kepada Gedung Putih beberapa pengaruh negatif dari kebijakan Trump tersebut. 

"Saya juga merasakan kecemasan Anda mengenai aturan baru imigrasi dikeluarkan Trump. Kami tidak mendukung kebijakan itu," ujar Cook kepada karyawan Apple melaui sebuah memo.

Pendiri Facebook Mark Zuckerberg bilang isu imigran sangat personal bagi diri dan keluarganya. "Amerika adalah bangsa imigran dan kita bangga harus bangga akan hal itu.

Dia menambahkan kakek neneknya adalah imigran dari Jerman, Austria, dan Polandia. Orang tua dari istrinya, Priscilla, pendatang dari Vietnam dan Cina.

 

Seorang teknisi tengah bertugas di sebuah fasilitas milik Saudi Aramco. (Twitter/@Saudi_Aramco)

Arab Saudi alami defisit Rp 160 triliun di kuartal ketiga 2020

Secara keseluruhan, pendapatan Saudi dari bidang di luar minyak meroket hingga 63 persen ketimbang tahun lalu.

Rumah Sakit Hadassah di Ain Karim, Israel. (oliver fittousi/haaretz)

Rumah sakit ternama di Israel akan buka cabang di Dubai

Hadassah Medical Center adalah rumah sakit terbesar keenam di Israel.

Gambar kartun diyakini banyak orang sebagai sosok Nabi Muhammad dimuat di surat kabar terbitan Tepi Barat, Al-Hayat al-Jadida, Ahad, 1 Februari 2015. (al-hayat al-jadida)

Hina nabi boikot Prancis

Macron menyokong hak Charlie Hebdo mempublikasikan kembali kartun hina nabi setelah tindakan serupa pada 2006, 2011, dan 2012.

Delegasi dari India tengah belajar teknologi pertanian di Israel. (embassies.gov.il)

Delegasi Sudan dan Israel akan bertemu bahas kerjasama perdagangan dan pertanian

Ahad lalu, pemerintah Sudan telah menerima hibah 67 ribu ton tepung gandum dari Uni Emirat Arab





comments powered by Disqus