bisnis

Kuwait proyeksikan defisit US$ 25 miliar tahun depan

Sektor minyak dan gas dalam tahun berjalan hanya menyumbang sepuluh persen bagi devisa Kuwait.

31 Januari 2017 17:48

Pemerintah Kuwait memproyeksikan defisit 7,9 miliar dinar (US$ 25,9) untuk tahun anggaran mendatang, dimulai 1 April 2017 hingga 31 Maret 2018.

Dalam presentasinya kemarin, Menteri Keuangan Kuwait Anas as-Saleh menjelaskan perkiraan defisit itu dibuat dengan asumsi harga minyak selama tahun anggaran selanjutnya US$ 45 sebarel. Proyeksi defisit US$ 25,9 miliar itu juga berdasarkan kontribusi sektor minyak dan gas bagi devisa negara dalam tahun anggaran sekarang hanya sepuluh persen.

Dalam anggaran tahun depan, Kuwait merencanakan pengeluaran sebesar 19,9 miliar dinar dan pemasukan 13,3 miliar dinar.

Saleh menambahkan pemerintah Kuwait tetap pada rencana untuk menerbitkan obligasi internasional untuk mengatasi defisit, namun dia belum bisa menyebutkan waktunya.

November tahun lalu, Saleh bilang pemerintah akan menerbitkan obligasi internasional senilai US$ 9,8 miliar awal tahun ini.

Dia menjelaskan proyeksi defisit US$ 25,9 miliar itu akan ditutupi dengan devisa serta penerbitan obligasi domestik dan internasional

Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi. (Arabian Business)

Standard & Poor prediksi Arab Saudi bebas dari defisit pada 2023

Arab Saudi mengalami defisit sejak harga minyak mentah global anjlok pada pertengahan 2014.

Ibu Kota Kuwait City, Kuwait. (emirates.com)

Kuwait proyeksikan defisit US$ 25 miliar untuk anggaran belanja mendatang

Rencana anggaran ini disusun berdasarkan asumsi harga minyak dunia US$ 55 per barel.

Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi. (Al-Arabiya)

Defisit Arab Saudi turun 60 persen dalam sembilan bulan

Total pendapatan negara diperoleh hingga akhir kuartal ketiga tahun ini sebanyak 663,113 miliar riyal, tumbuh 47 persen ketimbang kuartal serupa tahun lalu.

Menteri Keuangan Arab Saudi Muhammad al-Jadaan. (Arab News)

Arab Saudi proyeksikan defisit US$ 34 miliar tahun depan

Arab Saudi baru lepas dari defisit pada 2023.





comments powered by Disqus