bisnis

Libanon mulai produksi minyak tahun depan

Libanon sudah membuka lelang buat lima blok minyak.

02 Februari 2017 15:20

Presiden Michel Aun Selasa lalu bilang negaranya mulai memproduksi mintak tahun depan. Dia menambahkan pendapatan dari sektor minyak itu akan dimasukkan dalam dana investasi negara.

"Segala pendapatan negara akan dipakai untukkepentingan rakyat Libanon," kata Aun dalam pertemuan dengan sebuah asosiasi media.

Aun menambahkan dari sektor minyak dan gas itu bakal digunakan untuk beram proyek pembangunan. Dia berkomitmen meningkatkan kualitas infrastruktur di negara pernah dilanda perang saudara pada 1975-1990.

Libanon sudah meluncurkan proyek eksplorasi munyak dan gas setelah mandek tiga tahun.

Menteri Energi dan Air Libanon Cesar Abu Khalil pekan lalu bilang pihaknya telah membuka tender atas lima ladang minyak.

Ibu Kota Kuwait City, Kuwait. (Gulf Business)

Parlemen Kuwait sahkan undang-undang buat kurangi jumlah ekspatriat

Undang-undang pengurangan ekspatriat ini akan mengusir sekitar 800 ribu warga India, jumlahnya saat ini 1,45 juta atau 30 persen.

Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi. (Al-Arabiya)

Kampanye boikot oleh Saudi rugikan Turki Rp 292 triliun

Turki juga bakal kehilangan 1,5 juta pelancong Saudi.

Pesawat milik maskapai Emirates Airline di Bandar Udara Internasional Ratu Alia di Ibu Kota Amman, Yordania, 25 April 2015. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

UEA-Israel sepakati 28 kali sepekan penerbangan antara kedua negara

Emirates Airline dan Etihad Airways sudah mengumumkan bakal membuka rute penerbangan Dubai-Tel Aviv dan Abu Dhabi-Tel Aviv.

Bandar Udara Internasional Abu Dhabi di Ibu Kota Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, 25 April 2015. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

UEA-Israel sepakat berlakukan bebas visa

Ini menjadi kesepakatan bebas visa pertama dibuat oleh Israel dengan negara Arab.





comments powered by Disqus

Rubrik bisnis Terbaru

Parlemen Kuwait sahkan undang-undang buat kurangi jumlah ekspatriat

Undang-undang pengurangan ekspatriat ini akan mengusir sekitar 800 ribu warga India, jumlahnya saat ini 1,45 juta atau 30 persen.

22 Oktober 2020

TERSOHOR