bisnis

Eropa cabut larangan terbang bagi Iraqi Airways

Maskapai milik pemerintah Irak itu diizinkan lagi memasuki wilayah udara Eropa.

03 Februari 2017 20:17

Menteri Transportasi Irak Kazim al-Hamami kemarin bilang EASA (Badan Keamanan Penerbangan Sipil Eropa) telah mencabut larangan bagi Iraqi Airways terbang di wilayah udara Benua Biru itu.

"Iraqi Airwways telah dihapus dari daftar larangan terbang dan kini dalam pengawasan EASA," kata Hamami kepada stasiun televisi pemerintah.

Eropa pada 2015 melarang maskapai milik pemerintah Irak itu terbang di atas Eropa karena tidak memenuhi syarat keamanan sesuai standar ICAO (Organisasi Penerbangan Sipil Internasional).

Iraqi Airways, bermarkas di Bandar Udara Internasional Baghdad, merupakan salah satu perusahaan penerbangan tertua di Timur Tengah. Maskapai dibentuk pada Januari 1946 ini memiliki 32 armada dan melayani 38 rute penerbangan.

Rumah Sakit Hadassah di Ain Karim, Israel. (oliver fittousi/haaretz)

Rumah sakit ternama di Israel akan buka cabang di Dubai

Hadassah Medical Center adalah rumah sakit terbesar keenam di Israel.

Gambar kartun diyakini banyak orang sebagai sosok Nabi Muhammad dimuat di surat kabar terbitan Tepi Barat, Al-Hayat al-Jadida, Ahad, 1 Februari 2015. (al-hayat al-jadida)

Hina nabi boikot Prancis

Macron menyokong hak Charlie Hebdo mempublikasikan kembali kartun hina nabi setelah tindakan serupa pada 2006, 2011, dan 2012.

Delegasi dari India tengah belajar teknologi pertanian di Israel. (embassies.gov.il)

Delegasi Sudan dan Israel akan bertemu bahas kerjasama perdagangan dan pertanian

Ahad lalu, pemerintah Sudan telah menerima hibah 67 ribu ton tepung gandum dari Uni Emirat Arab

Restoran McDonald's di Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi. (CNN)

Agar tidak diboikot di Saudi, burger merek Turki diganti jadi label Yunani

Perselisihan Saudi-Turki kian meruncing setelah kasus pembunuhan Jamal Khashoggi.





comments powered by Disqus