bisnis

Eropa cabut larangan terbang bagi Iraqi Airways

Maskapai milik pemerintah Irak itu diizinkan lagi memasuki wilayah udara Eropa.

03 Februari 2017 20:17

Menteri Transportasi Irak Kazim al-Hamami kemarin bilang EASA (Badan Keamanan Penerbangan Sipil Eropa) telah mencabut larangan bagi Iraqi Airways terbang di wilayah udara Benua Biru itu.

"Iraqi Airwways telah dihapus dari daftar larangan terbang dan kini dalam pengawasan EASA," kata Hamami kepada stasiun televisi pemerintah.

Eropa pada 2015 melarang maskapai milik pemerintah Irak itu terbang di atas Eropa karena tidak memenuhi syarat keamanan sesuai standar ICAO (Organisasi Penerbangan Sipil Internasional).

Iraqi Airways, bermarkas di Bandar Udara Internasional Baghdad, merupakan salah satu perusahaan penerbangan tertua di Timur Tengah. Maskapai dibentuk pada Januari 1946 ini memiliki 32 armada dan melayani 38 rute penerbangan.

Menteri Keuangan Arab Saudi Muhammad al-Jadaan. (Arab News)

Arab Saudi raup surplus pertama sejak 2014

Naiknya harga minyak mentah global, penerapan pajak pertambahan nilai, dan pengurangan subsidi energi ikut membantu mengatasi defisit anggaran Arab Saudi.

Delegasi dari India tengah belajar teknologi pertanian di Israel. (embassies.gov.il)

Grup Djarum bangun 26 reservoir air berteknologi Israel di Sumba Timur

Eko Putro menekankan Djarum membeli teknologi Israel itu melalui Taiwan jadi bukan langsung ke Israel.

Tim eksplorasi Saudi Aramco. (saudiaramco.com)

Aramco perusahaan paling untung di dunia

Aramco meraup laba bersih Rp 1.581 triliun.

Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi. (Arabian Business)

Standard & Poor prediksi Arab Saudi bebas dari defisit pada 2023

Arab Saudi mengalami defisit sejak harga minyak mentah global anjlok pada pertengahan 2014.





comments powered by Disqus

Rubrik bisnis Terbaru

Arab Saudi raup surplus pertama sejak 2014

Naiknya harga minyak mentah global, penerapan pajak pertambahan nilai, dan pengurangan subsidi energi ikut membantu mengatasi defisit anggaran Arab Saudi.

24 April 2019

TERSOHOR