bisnis

Berlomba mencakar langit

Menara Dubai dan Menara Jeddah bersaing menjadi bangunan terjangkung sejagat.

06 Februari 2017 04:54

Perlombaan membangun menara terjangkung sejagat dimulai pada 1931 di Amerika Serikat dan selama empat dasawarsa gedung Empire State di Manhattan, New York, menjadi tertinggi di dunia.

Pada 1973 gelar itu pindah ke menara kembar World Trade Center. Setahun kemudian, the Wills Tower di Kota Chicago, Amerika merebut predikat sebagai bangunan terjangkung sejagat.

Saat ini skenarionya jauh berubah. Dengan ketinggian 828 meter, Burj Khalifah di Kota Dubai, Uni Emirat Arab, kini menjadi menara tertinggi di planet ini. 

Sejak akhir 1990-an, Asia mulai ikut persaingan di mana menara kembar Petronas di Kuala Lumpur, Malaysia, menjadi bangunan pencakar langit terjangkung di Bumi pada 1998. Kemudian pada 2004 diambil alih oleh gedung Taipei 101 di Taiwan.

Kawasan Arab Teluk masuk dalam kompetisi lewat Burj Khalifah setinggi 828 meter dan Menara Jam Makkah di Arab Saudi dengan ketinggian 559 meter.

Menurut the Guardian, dari 20 gedung terjangkung sedunia saat ini, empat bangunan ada di Timur Tengah, empat di Amerika Serikat, dan 12 lainnya di Asia.

Gairah persaingan untuk mendirikan menara terjangkung sejagat tidak menurun. The Guardian memperkirakan paling lambat 2020 akan ada lebih dari 16 ribu menara tertinggi di veragam negara.

Perlombaan sekarang terjadi antara dua kota: Dubai dan Jeddah, Arab Saudi.

Perusahaan konstruksi Emaar sejak tahun lalu mulai membangun calon gedung terjangkung sedunia di kawasan Dubai Creek Harbour. Direncanakan selesai pada 2020.

Di Kota Jeddah juga tengah dibangun menara setinggi 1.006 meter, diklaim bakal menjadi yang tertinggi sejagat. Bangunan ini dijadwalkan diresmikan pada 2020.

Kantor pusat Abu Dhabi National Oil Company (ADNOC) di Ibu Kota Abu Dhabi, Uni Emirat Arab. (Al-Arabiya)

Cadangan minyak UEA naik jadi 111 miliar barel

UEA adalah negara dengan cadangan minyak terbesar keenam di dunia dan cadangan gas alam terbanyak ketujuh sejagat.

Bursa saham Arab Saudi atau Tadawul. (Mubasher)

Saudi Tadawul Group tetapkan harga sahamnya 105 riyal per lembar untuk IPO

Saudi Tadawul Group berencana menjual 30 persen sahamnya atau sebanyak 36 juta lembar.

Proyek pembangunan Hotel the David Kempinski di Ibu Kota Tel Aviv, Israel dan direncanakan beroperasi pada Februari 2022. (Courtesy)

Tel Aviv kota dengan biaya hidup termahal sejagat

Dalam hal minuman beralkohol dan transportasi, Tel Aviv menjadi kota termahal kedua, kelima untuk layanan kesehatan, dan paling mahal keenam buat pelesir.   

Pemimpin Hizbullah Hasan Nasrallah. (Iraqi News)

Hizbullah gelontorkan dana subsidi Rp 144 miliar untuk BBM di Libanon

Hizbullah telah mengimpor 30 juta BBM dari Iran.





comments powered by Disqus