bisnis

Moelis ditunjuk sebagai penasihat IPO Aramco

Nilai IPO Aramco diprediksi setidaknya US$ 2 triliun.

08 Februari 2017 08:25

Seorang sumber mengungkapkan perusahaan minyak dan gas Saudi Aramco kemarin telah memilih bank independen Moelis & Co sebagai penasihat untuk IPO.

Perusahaan berpelat merah asal Arab Saudi itu bulan lalu mengundang sejumlah bank untuk mengajukan proposal sebagai penasihat dalam mempersiapkan IPO terbesar sepanjang sejarah itu.

Morgan Stanley dan HSBC termasuk bank diundang. Bank-bank ini diminta mengevaluasi bisnis Aramco seputar penjualan saham bakal dilakukan tahun depan.

Ini kemenangan besar bagi Moelis, didirikan oleh Ken Moelis dan baru melantai di bursa kurang dari tiga tahun.

Seorang juru bicara Moelis menolak berkomentar dan manajemen Saudi Aramco tidak bisa dihubungi.

Moelis pernah ditunjuk sebagai penasihat bagi IPO perusahaan penghasil koper Samsonite senilai US$ 1,3 miliar pada 2011 dan IPO produsen pipa plastik Polypipe Group Plc sebesar £ 320 juta pada 2014.

Menteri Energi Arab Saudi sekaligus Chairman Aramco Khalid al-Falih bilang IPO akan dilakukan pada semester kedua 2018 di Bursa Saudi dan pasar saham internasional.

Para pejabat Saudi menaksi IPO lima persen saham Aramco setidaknya US$ 2 triliun.

CEO Saudi Aramco Amin Nasir. (Saudi Gazette)

Aramco raup laba Rp 434 triliun di kuartal ketiga tahun ini

Raihan laba itu lebih dari dua kali lipat ketimbang perolehan laba di periode serupa tahun lalu, yakni US$ 11,8 miliar.

Para pejabat Saudi Aramco dan Tadawul (Bursa Saham Saudi) meluncurkan IPO Aramco di Tadawul di Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi, 11 Desember 2019. (Saudi Gazette)

Saudi akan rampungkan proyek penambahan kapasitas produksi satu juta barel pada 2027

Aramco berencana memperluas bisnis perdagangan minyaknya menjadi delapan juta barel tiap hari dalam lima tahun mendatang.

Saudi Aramco. (Saudi Gazette)

Aramco raup laba bersih Rp 367 triliun di kuartal kedua

Kalau dilihat dari semester pertama tahun ini, laba bersih Aramco meningkat 103 persen dibanding periode serupa tahun tahun lalu, yakni Rp 679,6 triliun.

Seorang teknisi tengah bertugas di sebuah fasilitas milik Saudi Aramco. (Twitter/@Saudi_Aramco)

Aramco sepakati penjualan saham perusahaan jaringan pipa minyaknya senilai Rp 179,7 triliun dengan konsorsium EIG

Menurut EIG, kontrak ini memiliki total nilai ekuitas sekitar US$ 25,3 miliar.





comments powered by Disqus