bisnis

Demi pulihkan harga, produksi minyak Saudi terendah dalam delapan tahun

OPEC sudah memenuhi 92 persen dari komitmen pengurangan produksi minyak.

14 Februari 2017 12:54

Arab Saudi, pengekspor minyak terbesar sejagat, bilang kepada OPEC (Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak) negaranya telah mengurangi produksi hingga ke level terendah dalam kurun lebih dari delapan tahun terakhir, mengisyaratkan keseriusan untuk membantu memulihkan harga minyak global.

Saudi bulan lalu menurunkan produksi minyaknya hingga 717.600 barel sehari ke angka ke angka 9,748 juta barel per hari, menurut laporan bulanan dirilis OPEC kemarin. Sesuai kesepakatan, Saudi berjanji mengurangi produksi menjadi 10,058 juta barel tiap hari.

OPEC dan sebelas negara penghasil minyak non-OPEC Desember rahun lalu menyepakati pemotongan produksi hampir 1,8 juta barel sehari, kesepakatan pertama sejak 2001. Keputusan ini untuk mengerek harga minyak dunia anjlok sejak pertengahan 2014.

Menteri Perminyakan Kuwait Isam al-Marzuq kemarin mengatakan OPEC sudah melaksanakan 92 persen dari total 1,2 juta barel minyak per hari mesti dikurangi sesuai perjanjian. Dia menambahkan produsen non-OPEC baru melaksanakan setengah dari komitmen 558 ribu barel sehari.

"Skenario lama masih sama. OPEC mengurangi produksi lebih banyak ketimbang produsen non-OPEC," kata Abdussamad al-Awadhi, mantan perwakilan Kuwait di OPEC, kepada Arab News.

CEO Saudi Aramco Amin Nasir. (Arab News)

Aramco naikkan produksi minyaknya menjadi 12 juta barel sehari

Permintaan akan minyak di kuartal kedua 2020 diperkirakan sebesar 20-25 juta barel per hari.

Para pejabat Saudi Aramco dan Tadawul (Bursa Saham Saudi) meluncurkan IPO Aramco di Tadawul di Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi, 11 Desember 2019. (Saudi Gazette)

Menteri energi Saudi sebut negaranya akan tetap jadi produsen minyak terbesar hingga 2050

Arab Saudi saat ini merupakan penghasil minyak dengan ongkos termurah sejagat, yakni US$ 3 per barel.

Seorang teknisi tengah bertugas di sebuah fasilitas milik Saudi Aramco. (Twitter/@Saudi_Aramco)

Arab Saudi akan kurangi lagi produksi minyaknya satu juta barel mulai bulan depan

Mulai bulan depan, produksi minyak Saudi menjadi 7,492 juta barel per hari, jauh di bawah kapasitas produksi lebih dari 12 juta barel saban hari.

Seorang karyawan Saudi Aramco tengah bertugas. (saudiaramco.com)

Sepuluh negara dengan cadangan minyak terbesar di dunia

OPEC memproduksi 41 persen dari total produksi minyak dunia. Pada 2018, 13 negara anggota OPEC mengekspor 25 juta barel minyak sehari atau 54 persen dari total ekspor minyak dunia sebesar 46 juta barel per hari.





comments powered by Disqus