bisnis

Saudi tunjuk perempuan pertama jadi bos bursa

Sarah as-Suhaimi juga tetap menjabat CEO NCB Capital.

18 Februari 2017 03:25

Bursa Saham Arab Saudi atau Tadawul Kamis lalu menunjuk Sarah as-Suhaimi menjadi bos perempuan pertama di bursa terbesar di Timur Tengah itu.

Lewat keterangan tertulis, manajemen Tadawul bilang Sarah dipilih oleh direksi Tadawul, beranggotakan perwakilan dari bank sentral, kementerian keuangan, dan kementerian perdagangan.

Sarah juga menjadi perempuan pertama ketika diangkat sebagai CEO bank investasi Saudi NCB Capital pada 2004. Dia adalah satu dari sedikit kaum hawa menduduki posisi top di lembaga keuangan negara Kabah itu. Ayahnya, Jammaz, pernah mengepalai CMA (Otoritas Pasar Modal) selama 2004-2006.

Penunjukan Sarah ini sejalan dengan program ekonomi ambisius dan reformasi sosial dicanangkan pemerintah Saudi tahun lalu. Termasuk memajukan peranan perempuan dalam ekonomi dan meningkatkan partisipasi dalam dunia kerja menjadi 30 persen dari 22 persen saat ini.

Menuru seorang pejabat NCB Capital, meski ditunjuk sebagai direktur Tadawul, lulusan Universitas Harvard, Amerika Serikat, itu tetap menjabat CEO di NCB Capital. Sebelum memimpin NCB Capital, Sarah pernah menjadi direktur investasi di Jadwa Investmnet dan manajer portofolio di Samba Financial Group.

Kantor pusat Abu Dhabi National Oil Company (ADNOC) di Ibu Kota Abu Dhabi, Uni Emirat Arab. (Al-Arabiya)

Cadangan minyak UEA naik jadi 111 miliar barel

UEA adalah negara dengan cadangan minyak terbesar keenam di dunia dan cadangan gas alam terbanyak ketujuh sejagat.

Bursa saham Arab Saudi atau Tadawul. (Mubasher)

Saudi Tadawul Group tetapkan harga sahamnya 105 riyal per lembar untuk IPO

Saudi Tadawul Group berencana menjual 30 persen sahamnya atau sebanyak 36 juta lembar.

Proyek pembangunan Hotel the David Kempinski di Ibu Kota Tel Aviv, Israel dan direncanakan beroperasi pada Februari 2022. (Courtesy)

Tel Aviv kota dengan biaya hidup termahal sejagat

Dalam hal minuman beralkohol dan transportasi, Tel Aviv menjadi kota termahal kedua, kelima untuk layanan kesehatan, dan paling mahal keenam buat pelesir.   

Pemimpin Hizbullah Hasan Nasrallah. (Iraqi News)

Hizbullah gelontorkan dana subsidi Rp 144 miliar untuk BBM di Libanon

Hizbullah telah mengimpor 30 juta BBM dari Iran.





comments powered by Disqus