bisnis

2,5 juta warga Saudi akan dapat bantuan langsung tunai

Termasuk janda, yatim piatu, dan orang cacat.

19 Februari 2017 08:22

Reformasi ekonomi ditetapkan pemeritah Arab Saudi berakibat pada pengurangan subsidi di sektor air dan energi. Negara Kabah ini tidak ingin lagi memanjakan warga negaranya lantaran pendapatan negara berkurang, akibat melorotnya harga minyak mentah global sejak pertengahan 2014.

Reformasi ekonomi bertajuk Visi Arab Saudi 2030 itu bakal mendorong pihak swasta lebih banyak terlibat dalam pembangunan negara. Pemerintah juga mendorong warganya untuk bekerja di sektor swasta.

Liberalisasi ekonomi tersebut berakiba naiknya harga barang dan jasa. Karena itu, Riyadh telah menyiapkan skema bantuan langsung tunai bagi warga negara terkena dampak besar dari kenaikan harga itu.

Menurut pengawas program bantuan langsung tunai Majid al-Usaimi, sejauh ini sudah 2,5 warga Saudi terdaftar sebagai penerima bantuan langsung tunai. Mereka terdiri dari kaum tua renta, janda, yatim piatu, orang tidak mampu bekerja, dan orang cacat 

"Mereka adalah kategori pertama secara otomatis terdaftar untuk program bantuan langsung tunai dan menjadi penerima perdana," kata Usaimi, seperti dilansir surat kabar Al-Madinah.

Program bantuan langsung tunai ini baru akan diluncurkan, namun belum diketahui berapa jumlah fulus diperoleh tiap penerima per bulannya.

Riyadh, Arab Saudi. (wikimedia commons)

Arab Saudi proyeksikan defisit tahun ini sebesar 12 persen

Negara Kabah itu memperkirakan pertumbuhan ekonominya tahun ini akan minus 3,8 persen, lebih optimistis ketimbang taksiran IMF, yakni minus 6,8 persen.

Wakil Presiden Jusuf Kalla melepas keberangkatan Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz ke Brunei Darussalam di Bandar Udara Halim Perdana kusuma, Jakarta, 4 Maret 2017. (TMW)

Gaji Raja Salman Rp 11,8 triliun sebulan

Utang pemerintah Arab Saudi melonjak 1.560 persen sejak Raja Salman bin Abdul Aziz berkuasa pada Januari 2015, menurut data dilansir Bank Dunia.

Riyadh, Arab Saudi. (wikimedia commons)

Arab Saudi alami defisit Rp 427 triliun di kuartal kedua 2020

IMF telah memperkirakan negeri Dua Kota Suci ini bakal menderita defisit sampai 2023.

Jet pribadi Challenger 604 terbang dari Ibu Kota Tel Aviv, Israel, mendarat di Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi, 22 Oktober 2019. (Flightradar24)

Mulai besok, tarif VAT di Arab Saudi naik jadi 15 persen

Arab Saudi bareng UEA pertama kali memberlakukan VAT senilai lima persen sejak 1 Januari 2018.





comments powered by Disqus

Rubrik bisnis Terbaru

Bahrain-Israel sepakati rute penerbangan antara kedua negara

Perjanjian pembukaan jalur penerbangan Bahrain-Israel ini dicapai empat hari setelah UEA-Israel juga menandatangani hal serupa. 

24 Oktober 2020

TERSOHOR