bisnis

Qatar akuisisi 35 persen saham Paiton Energy

Nilainya US$ 1,3 miliar.

20 Februari 2017 16:36

Nebras Power, badan usaha milik negara Qatar, Desember tahun lalu telah merampungkan proses akuisisi PT Payton Energy Indonesia.

CEO Nebras Power Khalid Muhammad Jolo mengungkapkan soal akuisisi itu kemarin dalam pertemuan dengan Duta Besar Indonesia untuk Qatar Muhammad Basri Sidehabi di Ibu Kota Doha, Qatar. Hadir pula dalam pertemuan tersebut Direktur Pengembangan Bisnis Nebras Power Faisal Ubaid as-Siddiqi.

Muhammad Jolo menjelaskan Nebras Power membeli 35,5 persen saham Paiton Energy senilai US$ 1,3 miliar lewat anak usahanya, Nebras Power Netherland BV. "Nebras Power sangat tertarik atas peluang investasi di Indonesia," katanya.

Dia menambahkan akuisisi terhadap Paiton Energy merupakan jangka panjang Nebras untuk mencari aset menguntungkan dan berkualitas tinggi di Indonesia. Hal ini juga menunjukkan keyakinan dirinya untuk berinvestasi di Indonesia.

Menurut Muhammad Jolo, pembelian saham Paiton Energy adalah investasi pertama Nebras Power di Indonesia. Dia bilang Nebras berambisi menjadi perusahaan listrik global.

Basri Sidehabi mengharapkan akuisisi itu memberikan keuntungan maksimal bagi kedua pihak dan meningkatkan citra investasi Indonesia. "Saya juga berharap akuisisi ini menjadikan Nebras sebagai perusahaan kelas dunia," ujarnya kepada Albalad co hari ini.

Menteri Keuangan Arab Saudi Muhammad al-Jadaan. (Arab News)

Arab Saudi raup surplus pertama sejak 2014

Naiknya harga minyak mentah global, penerapan pajak pertambahan nilai, dan pengurangan subsidi energi ikut membantu mengatasi defisit anggaran Arab Saudi.

Delegasi dari India tengah belajar teknologi pertanian di Israel. (embassies.gov.il)

Grup Djarum bangun 26 reservoir air berteknologi Israel di Sumba Timur

Eko Putro menekankan Djarum membeli teknologi Israel itu melalui Taiwan jadi bukan langsung ke Israel.

Tim eksplorasi Saudi Aramco. (saudiaramco.com)

Aramco perusahaan paling untung di dunia

Aramco meraup laba bersih Rp 1.581 triliun.

Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi. (Arabian Business)

Standard & Poor prediksi Arab Saudi bebas dari defisit pada 2023

Arab Saudi mengalami defisit sejak harga minyak mentah global anjlok pada pertengahan 2014.





comments powered by Disqus

Rubrik bisnis Terbaru

Arab Saudi raup surplus pertama sejak 2014

Naiknya harga minyak mentah global, penerapan pajak pertambahan nilai, dan pengurangan subsidi energi ikut membantu mengatasi defisit anggaran Arab Saudi.

24 April 2019

TERSOHOR