bisnis

Aramco pilih tiga bank penjamin emisi untuk IPO

Ketiganya adalah JPMorgan Chase, Morgan Stanley, dan HSBC Holdings.

22 Februari 2017 19:20

Produsen minyak terbesar di dunia Saudi Aramco telah memilih tiga bank penjamin emisi - JPMorgan Chase, Morgan Stanley, dan HSBC Holdings - untuk IPO (penjualan saham perdana), seperti dilansir surat kabar the Wall Street Journal, mengutip orang-orang mengetahui rencana penjualan saham Aramco itu.

Pelepasan saham Aramco diyakini bakal menjadi IPO terbesar sepanjang sejarah, nilai dari lima persen saham Aramco akan dijual itu ditaksir paling sedikit US$ 2,5 triliun. IPO Aramco ini merupakan inti dari rencana ambisius pemerintah Arab Saudi, dikenal dengan sebutan Visi 2030, untuk memberagamkan sumber pendapatan negara di luar minyak.

Menteri Energi, Industri, dan Sumber Daya Mineral Arab Saudi Khalid al-Falih sudah bilang IPO Aramco dijadwalkan di semester kedua 2018. IPO ini akan dilakukan di Bursa Saham Saudi atau Tadawul dan satu atau dua bursa internasional.

Hingga kabar ini dilansir, Aramco belum bia dihubungi buat dimintai komentar. JP MOrgan dan HSBC menolak memberikan keterangan, sedangkan Morgan Stanley belum menjawab pertanyaan disampaikan.

Tim eksplorasi Saudi Aramco. (saudiaramco.com)

Aramco akan bikin pompa bensin

Aramco membatalkan rencana IPO sebesar lima persen, tadinya dijadwalkan di semester kedua tahun ini.

Seorang karyawan Saudi Aramco tengah bertugas. (saudiaramco.com)

Aramco batalkan rencana IPO

Pangeran Muhammad menjelaskan IPO itu tadinya direncanakan pada semester kedua tahun ini.

Seorang karyawan Saudi Aramco tengah bertugas. (saudiaramco.com)

IPO Aramco hampir pasti batal

Para pejabat Saudi mengatakan IPO dalam jumlah besar di New York, London, atau Hong Kong akan memicu risiko hukum terlalu banyak.





comments powered by Disqus

Rubrik bisnis Terbaru

Indonesia lepas sukuk senilai US$ 2 miliar di Nasdaq Dubai

Pemerintah Indonesia merupakan penjual sukuk terbesar di Nasdaq Dubai dalam hal nilai dan jumlahnya, yakni US$ 16,5 miliar dari 12 sukuk sudah dilepas.

21 Februari 2019

TERSOHOR