bisnis

Arab Saudi siap luncurkan bursa paralel Nomu hari ini

Untuk bisa melantai di Nomu, perusahaan mesti memiliki modal minimum 10 juta riyal atau setara US$ 2,6 miliar dan jumlah pemegang sahamnya antara 35-50 orang.

26 Februari 2017 09:30

Bursa Saham Arab Saudi (Tadawul) hari ini dijadwalkan meresmikan Pasar Paralel Nomu, berisi daftar sembilan perusahaan lokal dari 77 masuk kualifikasi.

Nomu adalah pasar saham alternatif dengan syarat-syarat masuk bursa lebih ringan ketimbang Tadawul. Nomu ditujukan bagi perusahaan kelas kecil dan menengah ingin memperoleh modal buat ekspansi usaha.

Jika sebuah perusahaan di Nomu lolos proses CMA (Otoritas Pasar Modal), ia bisa masuk ke Tadawul.

Untuk bisa melantai di Nomu, perusahaan mesti memiliki modal minimum 10 juta riyal atau setara US$ 2,6 miliar dan jumlah pemegang sahamnya antara 35-50 orang. Perusahaan bersangkutan wajib menjual paling sedikit seperlima dari total sahamnya.

Seorang pekerja Saudi Aramco tengah memantau situasi di fasilitas milik perusahaan itu. (saudiaramco.com)

Laba Aramco di kuartal pertama 2021 naik 30 persen

Pendapatan Aramco di tiga bulan pertama 2021 melonjak 21 persen menjadi US$ 72,5 miliar, sedangkan pengeluarannya sebesar US$ 8,2 miliar.

CEO Mobileye Amnon Shashua saat menerima tamunya, CEO Intel Pat Gelsinger, di kantor Mobileye di Yerusalem, 2 Mei 2021. (Times of Israel)

Intel akan gelontorkan dana Rp 8,6 triliun buat perluas pusat riset dan pengembangan chip komputer di Israel

Intel sudah menghabiskan Rp 144 triliun buat pabrik chip komputernya di Israel.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Al-Arabiya/Supplied)

Bin Salman jamin tidak akan pernah berlakukan pajak penghasilan bagi warga Saudi

Baru empat dari negara Arab Teluk menerapkan VAT, yakni Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Bahrain, dan Oman. 

IPO Aramco. (Saudi Gazette)

Bin Salman berencana jual satu persen saham Aramco

Kalau rencana baru itu diwujudkan, maka terdapat 3,5 persen saham Aramco dijual. 





comments powered by Disqus