bisnis

Arab Saudi siap luncurkan bursa paralel Nomu hari ini

Untuk bisa melantai di Nomu, perusahaan mesti memiliki modal minimum 10 juta riyal atau setara US$ 2,6 miliar dan jumlah pemegang sahamnya antara 35-50 orang.

26 Februari 2017 16:30

Bursa Saham Arab Saudi (Tadawul) hari ini dijadwalkan meresmikan Pasar Paralel Nomu, berisi daftar sembilan perusahaan lokal dari 77 masuk kualifikasi.

Nomu adalah pasar saham alternatif dengan syarat-syarat masuk bursa lebih ringan ketimbang Tadawul. Nomu ditujukan bagi perusahaan kelas kecil dan menengah ingin memperoleh modal buat ekspansi usaha.

Jika sebuah perusahaan di Nomu lolos proses CMA (Otoritas Pasar Modal), ia bisa masuk ke Tadawul.

Untuk bisa melantai di Nomu, perusahaan mesti memiliki modal minimum 10 juta riyal atau setara US$ 2,6 miliar dan jumlah pemegang sahamnya antara 35-50 orang. Perusahaan bersangkutan wajib menjual paling sedikit seperlima dari total sahamnya.

Ibu Kota Manama, Bahrain. (Arabian Business)

Bahrain-Israel sepakati rute penerbangan antara kedua negara

Perjanjian pembukaan jalur penerbangan Bahrain-Israel ini dicapai empat hari setelah UEA-Israel juga menandatangani hal serupa. 

Paspor Uni Emirat Arab. (ilustrasi/uae.viclindsay.com)

Warga UEA bisa tinggal di Israel tanpa visa selama 90 hari

Perjanjian bebas visa dengan UEA itu yang pertama dibikin Israel dengan negara Arab.

Ibu Kota Kuwait City, Kuwait. (Gulf Business)

Parlemen Kuwait sahkan undang-undang buat kurangi jumlah ekspatriat

Undang-undang pengurangan ekspatriat ini akan mengusir sekitar 800 ribu warga India, jumlahnya saat ini 1,45 juta atau 30 persen.

Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi. (Al-Arabiya)

Kampanye boikot oleh Saudi rugikan Turki Rp 292 triliun

Turki juga bakal kehilangan 1,5 juta pelancong Saudi.





comments powered by Disqus