bisnis

Raja Salman tertarik soal investasi wisata di Sumatera Barat dan Lombok

Pelancong Timur Tengah lebih suka pelesiran bareng keluarga.

05 Maret 2017 08:37

Wakil Presiden Jusuf Kalla kemarin bilang Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz kepincut untuk berinvestasi di sektor wisata di Sumatera Barat dan Lombok, Nusa Tenggara Barat.

Dia menambahkan penguasa negara Kabah itu ingin agar investasi wisata di daerah sesuai selera pelancong Timur Tengah segera direalisasikan. Dia menyebut Bali, Padang di Sumatera Barat dan Mandalika di Lombok srbagai dua tujuan pelesiran menarik bagi investor Arab Saudi.

"Orang Timur Tengah kan kalau wisata dengan keluarga kecuali kalau ke Puncak (Bogor, Jawa Barat)," kata Kalla dalam jumpa pers di ruang VVIP Bandar Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, usai melepas keberangkatan Raja Salman ke Brunei Darussalam sebelum berlibur di Bali. "Kalau ke Puncak tidak (denga keluarga)."

Setelah lawatan resmi tiga hari di Jakarta, Raja Salman dan rombongan berlibur di Pulau Dewata hingga 12 Maret.

Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz. (Arab News)

Raja Salman lanjutkan program bantuan uang tunai bagi warganya

Program itu berlangsung sejak 1 Januari 2018. Tahun ini menghabiskan anggaran US$ 13,3 miliar.

Istana milik Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz di Tangier, Maroko. (Maghreb Daily News)

Puluhan ribu pekerja Binladin Group dikerahkan untuk bangun istana Raja Salman

Pembangunan istana itu selesai 1 Agustus lalu dan sudah digunakan Raja Salman buat liburan musim panas.

Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz. (Saudi Gazette)

Pegawai negeri dan tentara Saudi dapat hibah seribu riyal buat atasi beban hidup

Raja Salman juga memutuskan memberi bonus lima ribu riyal kepada semua tentara bertugas di perbatasan Yaman.

Wakil Presiden Jusuf Kalla melepas keberangkatan Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz ke Brunei Darussalam di Bandar Udara Halim Perdana kusuma, Jakarta, 4 Maret 2017. (TMW)

Raja Salman hidupkan lagi tunjangan dan bonus bagi pegawai negeri

Pembayarannya diakumulasi dan berlaku surut.





comments powered by Disqus