bisnis

Menteri Energi Saudi klaim evaluasi aset Aramco akan hasilkan kejutan menyenangkan

Aramco berencana melakoni IPO lima persen sahamnya di semester kedua 2018.

09 Maret 2017 19:09

Menteri Energi, Industri, dan Sumber Daya Mineral Arab Saudi Khalid al-Falih kemarin bilang nilai aset perusahaan minyak dan gas Saudi Aramco akan dievaluasi oleh sejumlah lembaga independen bergengsi.

Al-Falih menekankan hasil evaluasi itu bakal menjadi sebuah kejutan menyenangkan bagi calon investor. Dia menambahkan Aramco mampu menghasilkan minyak dengan biaya jauh lebih rendah ketimbang pendapatan diperoleh dari penjualan emas hitam itu.

Dia mengatakan para calon investor akan menanamkan modal mereka berdasarkan informasi tepat dan akurat soal nilai aset Aramco.

Aramco berencana melakoni IPO (penjualan saham perdana) lima persen sahamnya di semester kedua 2018. Sejumlah pejabat Arab Saudi meyakini IPO lima persen saham Aramco ini akan bernilai paling tidak US$ 2 triliun, bakal menjadi IPO terbesar sepanjang sejarah dunia.

Menteri Energi, Industri, dan Sumber Daya Mineral Arab Saudi Khalid al-Falih. (Arab News)

Arab Saudi targetkan pendapatan US$ 64 miliar dari sektor tambang pada 2030

Nilai cadangan sumber daya mineral Arab Saudi lebih dari US$ 1 triliun.

Seorang karyawan Saudi Aramco tengah bertugas. (saudiaramco.com)

Aramco batalkan rencana IPO

Pangeran Muhammad menjelaskan IPO itu tadinya direncanakan pada semester kedua tahun ini.

Seorang karyawan Saudi Aramco tengah bertugas. (saudiaramco.com)

IPO Aramco hampir pasti batal

Para pejabat Saudi mengatakan IPO dalam jumlah besar di New York, London, atau Hong Kong akan memicu risiko hukum terlalu banyak.





comments powered by Disqus

Rubrik bisnis Terbaru

Pemilik Manchester City pasok daging sapi ke Israel

Sampai 2012, perusahaan kepunyaan Syekh Mansur itu merupakan pemasok tunggal daging sapi ke Israel.

10 Desember 2018

TERSOHOR