bisnis

Menteri Energi Saudi klaim evaluasi aset Aramco akan hasilkan kejutan menyenangkan

Aramco berencana melakoni IPO lima persen sahamnya di semester kedua 2018.

09 Maret 2017 19:09

Menteri Energi, Industri, dan Sumber Daya Mineral Arab Saudi Khalid al-Falih kemarin bilang nilai aset perusahaan minyak dan gas Saudi Aramco akan dievaluasi oleh sejumlah lembaga independen bergengsi.

Al-Falih menekankan hasil evaluasi itu bakal menjadi sebuah kejutan menyenangkan bagi calon investor. Dia menambahkan Aramco mampu menghasilkan minyak dengan biaya jauh lebih rendah ketimbang pendapatan diperoleh dari penjualan emas hitam itu.

Dia mengatakan para calon investor akan menanamkan modal mereka berdasarkan informasi tepat dan akurat soal nilai aset Aramco.

Aramco berencana melakoni IPO (penjualan saham perdana) lima persen sahamnya di semester kedua 2018. Sejumlah pejabat Arab Saudi meyakini IPO lima persen saham Aramco ini akan bernilai paling tidak US$ 2 triliun, bakal menjadi IPO terbesar sepanjang sejarah dunia.

Menteri Energi Arab Saudi Khalid al-Falih. (Gulf Business)

Saudi akan kurangi produksi minyak jadi 9,8 juta barel bulan depan

Saudi akan menciptakan bisnis gas secara global.

Menteri Energi, Industri dan Sumber Daya Mineral Arab Saudi Khalid al-Falih saat wawancara khusus dengan stasiun televisi Al-Arabiya, di sela lawatannya ke Cina, 31 Agustus 2016. (Al-Arabiya)

Arab Saudi kurangi produksi minyak 800 ribu barel bulan ini

Bulan depan, produksi dikurangi lagi seratus ribu barel menjadi 7,1 juta barel per hari.

Tim eksplorasi Saudi Aramco. (saudiaramco.com)

Aramco akan bikin pompa bensin

Aramco membatalkan rencana IPO sebesar lima persen, tadinya dijadwalkan di semester kedua tahun ini.

Menteri Energi, Industri, dan Sumber Daya Mineral Arab Saudi Khalid al-Falih. (Arab News)

Arab Saudi targetkan pendapatan US$ 64 miliar dari sektor tambang pada 2030

Nilai cadangan sumber daya mineral Arab Saudi lebih dari US$ 1 triliun.





comments powered by Disqus

Rubrik bisnis Terbaru

Indonesia lepas sukuk senilai US$ 2 miliar di Nasdaq Dubai

Pemerintah Indonesia merupakan penjual sukuk terbesar di Nasdaq Dubai dalam hal nilai dan jumlahnya, yakni US$ 16,5 miliar dari 12 sukuk sudah dilepas.

21 Februari 2019

TERSOHOR