bisnis

Raja Salman akan pertimbangkan untuk IPO Aramco di Bursa Saham Tokyo

IPO Aramco bakal dilakukan di semester kedua 2018.

13 Maret 2017 20:31

Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe telah meminta kepada Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz untuk mendukung Saudi Aramco melakukan IPO (penjualan saham perdana) di TSE (Bursa Saham Tokyo).

Seorang pejabat senior Jepang hari ini mengungkapkan permintaan itu disampaikan Abe dalam pembicaraan bilateral dengan Raja Salman. Penguasa negara Kabah ini bilang dirinya akan mempertimbangkan permintaan tersebut karena dia juga ingin para investor Jepang membeli saham Aramco, perusahaan minyak dan gas milik negara Arab Saudi.

Bursa-bursa saham di Asia dan benua lain berlomba-lomba agar Aramco juga melakukan IPO di tempat mereka.

Menteri Energi, Industri, dan Sumber Daya Mineral Arab Saudi Khalid al-Falih sudah menyatakan IPO Aramco bakal dilakukan di semester kedua 2018. Sebagian besar dilakukan di Bursa Saham Arab Saudi (Tadawul) dan sisanya di dua bursa asing, kemungkinan besar salah satunya Bursa New York.

Sejumlah pihak meyakini IPO lima persen saham Aramco itu bakal bernilai paling tidak US$ 2 triliun. Dari jumlah itu, sebesar US$ 100 miliar akan dilakukan di bursa luar negeri.

Tim eksplorasi Saudi Aramco. (saudiaramco.com)

Aramco perusahaan paling untung di dunia

Aramco meraup laba bersih Rp 1.581 triliun.

Tim eksplorasi Saudi Aramco. (saudiaramco.com)

Aramco akan bikin pompa bensin

Aramco membatalkan rencana IPO sebesar lima persen, tadinya dijadwalkan di semester kedua tahun ini.

Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz. (Arab News)

Raja Salman lanjutkan program bantuan uang tunai bagi warganya

Program itu berlangsung sejak 1 Januari 2018. Tahun ini menghabiskan anggaran US$ 13,3 miliar.

Istana milik Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz di Tangier, Maroko. (Maghreb Daily News)

Puluhan ribu pekerja Binladin Group dikerahkan untuk bangun istana Raja Salman

Pembangunan istana itu selesai 1 Agustus lalu dan sudah digunakan Raja Salman buat liburan musim panas.





comments powered by Disqus