bisnis

Intel beli perusahaan teknologi mobil tanpa sopir asal Israel.

Intel membeli Mobileye seharga US$ 15,3 miliar. Menjadi favorit para investor sejak melantai di Bursa Saham New York.

14 Maret 2017 10:27

Intel Corporation, perusahaan semikonduktor raksasa asal Amerika Serikat, kemarin bilang pihaknya sepakat untuk membeli perusahaan teknologi mobil nirsopir dari Israel, Mobileye, seharga US$ 15,3 miliar. Ini merupakan pembelian terbesar sepanjang sejarah perusahaan teknologi mutakhir di negara Zionis itu.

Kesepakatan senilai US$ 63,54 per lembar saham ini lebih tinggi sepertiga ketimbang nilai tiap saham Mobileye di NYSE (Bursa Saham New York) dan dilaporkan pertama kali oleh the Marker kemarin pagi.

Saking penting dan besarnya nilai pembelian itu, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu langsung menelepon CEO Mobileye Ziv Aviram segera setelah kesepakatan diumumkan.

"Kesepakatan tersebut adalah sebuah kesaksian dramatis atas visi telah diwujudkan Mobileye," kata Netanyahu lewat keterangan tertulis. "Israel telah menjadi pusat teknologi dunia, tidak hanya dalam hal keamanan siber tapi juga mobil tanpa sopir."

Tidak puas sampai di situ, pemimpin dari Partai Likud ini juga mengungkapkan kegembiraannya lewat Twitter. "Selamat kepada Mobileye! Orang-orang Israel jenius, orang-orang Israel membanggakan," tulis Netanyahu dalam bahasa Ibrani di akun @netanyahu.       

Langkah Intel mengakuisisi Mobileye ini berlangsung di tengah perlombaan para produsen mobil dunia untuk membikin mobil tanpa sopir, sebuah teknologi bisa terwujud tidak lama lagi.

Mobileye mengembangkan sensor dan kecerdasan buatan sehingga perangkat komputer dalam mobil bisa benar-benar mengetahui keadaan sekitar saat mobil sedang melaju, termasuk posisi kendaraan lain dan pejalan kaki. Ini merupakan teknologi kunci diperlukan mobil untuk melaju tanpa sopir.  

Menteri Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Israel Ofir Akunis tidak kalah girang. "Israel adalah negara adikuasa dalam hal ilmu pengetahuan, teknologi, dan inovasi," ujarnya.

"Pembelian ini adalah penggabungan penting antara penglihatan cerdas mobil nirsopir dan otak brilian sebenarnya mengemudikan mobil," tutur CEO Intel Brian Krzanich dalam sebuah catatan kepada para pegawainya.

Proses pembelian Mobileye oleh Intel ini bakal rampung dalam sembilan bulan.

Intel sejatinya sudah mulai bekerja sama dengan Mobileye bareng BMW untuk menguji coba 40 mobil nirsopir di jalan tahun ini. Mobileye juga bersama Intel mengembangkan chip generasi kelima akan dipakai untuk mobil tanpa sopir rencananya sudah terwujud pada 2021.

Mobileye menguasai 70 persen pasar global untuk sistem bantuan mengemudi dan pencegahan tabrakan, memiliki 660 pegawai, dan meraih pendapatan bersih US$ 173,3 juta tahun lalu.

Dibentuk pada 1999, perusahaan berkantor pusat di Kota Yerusalem ini awalnya menawarkan teknologi mencegah mobil tabrakan, namun secara bertahap mulai mengembangkan mobil nirsopir. Mobileye mulai melantai di Bursa Saham New York pada 2014 dan menjadi favorit para investor.

Mobileye juga telah menghasilkan perangkat lunak pengereman mendadak secara otomatis dan sistem kendali mobil semiotomatis sudah dipakai mobil-mobil dan truk.

Restoran McDonald's di Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi. (CNN)

Agar tidak diboikot di Saudi, burger merek Turki diganti jadi label Yunani

Perselisihan Saudi-Turki kian meruncing setelah kasus pembunuhan Jamal Khashoggi.

Ibu Kota Manama, Bahrain. (Arabian Business)

Bahrain-Israel sepakati rute penerbangan antara kedua negara

Perjanjian pembukaan jalur penerbangan Bahrain-Israel ini dicapai empat hari setelah UEA-Israel juga menandatangani hal serupa. 

Paspor Uni Emirat Arab. (ilustrasi/uae.viclindsay.com)

Warga UEA bisa tinggal di Israel tanpa visa selama 90 hari

Perjanjian bebas visa dengan UEA itu yang pertama dibikin Israel dengan negara Arab.

Ibu Kota Kuwait City, Kuwait. (Gulf Business)

Parlemen Kuwait sahkan undang-undang buat kurangi jumlah ekspatriat

Undang-undang pengurangan ekspatriat ini akan mengusir sekitar 800 ribu warga India, jumlahnya saat ini 1,45 juta atau 30 persen.





comments powered by Disqus