bisnis

Eni prediksi Mesir mulai produksi gas alam akhir tahun ini

Eni SpA menemukan ladang gas Zohr pada 2015, diperkirakan memiliki cadangan gas berjumlah 850 miliar meter kubik.

15 Maret 2017 12:16

Perusahaan minyak dan gas asal Italia Eni SpA memperkirakan ladang gas Zohr di Mesir mulai berproduksi akhir tahun ini.

Dalam sebuah konferensi soal gas kemarin di Ibu Kota Nikosia, Siprus, Luca Bertelli, Direktur Eksplorasi Eni SpA, bilang setelah berproduksi blok Zohr di lepas pantai Laut Mediterania akan mampu memenuhi kebutuhan gas Mesir selama berpuluh-puluh tahun. "Pengembang secara penuh atas ladang gas Zohr memerlukan dana hingga 12 miliar euro," katanya.

Eni SpA menemukan ladang gas Zohr pada 2015, diperkirakan memiliki cadangan gas berjumlah 850 miliar meter kubik. Ini merupakan cadangan terbesar yang pernah ditemukan di Laut Mediterania, mengalahkan blok Leviathan di Israel, ditemukan oleh Noble Energy pada 2010 dengan jumlah cadangan 450 miliar meter kubik.

Mesir pernah menjadi eksportir gas alam cair, namun berubah menjadi importir besar dalam beberapa tahun terakhir karena permintaan domestik melebihi kapasitas produksi. Penemuan blok Zohr diperkirakan mengubah kembali negara Nil itu menjadi eksportir gas.

Di tingkat global, Mesir masih berada di luar peringkat sepuluh besar dalam hal cadangan gas alam. Rusia, Iran, dan Qatar merupakan tiga negara dengan jumlah cadangan gas terbesar sejagat.

Helikopter nirawak jenis VRT 300 buatan VR-Technologies, produsen helikopter dan pesawat nirawak asal Rusia. (vrtech.aero)

UEA beli 50 persen saham perusahaan produsen helikopter asal Rusia

UEA berencana membeli seratus helikopter VRT 300 dan VRT 500 untuk armada kepolisiannya.

Ladang gas Leviathan milik Israel di Laut Mediterania. (Albatross)

Mesir dan Israel sepakat bangun jaringan pipa gas hubungkan kedua negara

Israel mulai menghasilkan gas dari Leviathan pada Desember 2019 dan sejak Januari tahun lalu mengekspor ke Mesir.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu beepose bareng tamunya Menteri Perminyakan Mesir Tariq al-Mulla (kiri) dan Menteri Energi Israel Yuval Steinitz di Yerusalem, 21 Februari 2021. (Kobi Gideon/GPO)

Pertama sejak 2016, pejabat senior Mesir kunjungi Israel

Lawatan Tariq al-Mulla itu untuk membahas kerjasama energi antara kedua negara.

Pesawat Flydubai, maskapai asal Dubai, Uni Emirat Arab. (Business Traveller)

Sedari normalisasi, nilai perdagangan Dubai-Israel Rp 3,8 triliun

Dua pertiganya adalah ekspor Dubai ke Israel.





comments powered by Disqus