bisnis

Kuwait raup US$ 8 miliar dalam penjualan obligasi internasional

Kuwait diprediksi mengalami defisit US$ 29 miliar dalam tahun anggaran berjalan.

16 Maret 2017 17:59

Kuwait meraup US$ 8 miliar dalam penjualan obligasi internasional pertamanya, salah satu kebijakan diambil untuk mengatasi defisit.

Lewat keterangan tertulis, Kementerian Keuangan Kuwait kemarin bilang obligasi internasional dijual itu terdiri dari dua jenis, yakni berjangka lima tahun seharga US$ 3,5 miliar dan obligasi US$ 4,5 miliar berdurasi sepuluh tahun.

Setelah mengalami surplus anggaran selama 16 tahun, Kuwait dihantam defisit sejak tahun anggaran 2015-2016. Negara Arab teluk ini diprediksi mengalami defisit US$ 29 miliar untuk tahun anggaran berjalan bakal berakhir 31 Maret nanti.

Kuwait sebelumnya telah menjual bligasi di pasar domestik lebih dari US$ 5 miliar.

Kementerian Keuangan Kuwait mengatakan obligasi internasional mereka rilis pekan ini kelebihan permintaan hingga US$ 29 miliar. "Kami benar-benar senang atas transaksi ini dan tanggapan positif kami terima dari para investor internasional," kata Menteri Keuangan Anas as-Saleh.

Ibu Kota Kuwait City, Kuwait. (emirates.com)

Kuwait proyeksikan defisit US$ 25 miliar untuk anggaran belanja mendatang

Rencana anggaran ini disusun berdasarkan asumsi harga minyak dunia US$ 55 per barel.

Ibu Kota Kuwait City, Kuwait. (Gulf Business)

Kuwait diprediksi defisit US$ 21 miliar

Cadangan devisa Kuwait saat ini diperkirakan lebih dari US$ 600 miliar.

ibu Kota Kuwait City, Kuwait. (Arabian Business)

Kuwait prediksi alami defisit hampir US$ 17 miliar tahun depan

Anggaran itu disusun dengan asumsi harga minyak mentah dunia US$ 50 barel per hari.

Ibu Kota Kuwait City, Kuwait. (Arabian Business)

Kuwait proyeksikan defisit US$ 25 miliar tahun depan

Sektor minyak dan gas dalam tahun berjalan hanya menyumbang sepuluh persen bagi devisa Kuwait.





comments powered by Disqus