bisnis

Koalisi maskapai Amerika tuduh Emirates, Etihad, dan Qatar Airways bersaing tidak sehat

Mereka mendesak Presiden Trump turun tangan menangani masalah itu.

17 Maret 2017 23:16

Koalisi maskapai Amerika Serikat dan serikat buruh penerbangan menuding tiga maskapai asal dua negara Arab Teluk - Emirates Airline dan Etihad Airways (Uni Emirat Arab) serta Qatar Airways (Qatar) - bersaing secara tidak sehat.

Dalam surat terbuka dilansir di surat kabar the New York Times and the New York Post, koalisi bernama the Partnership for Open & Fair Skies mengklaim pembukaan rute ke Amerika oleh ketiga maskapai itu membikin 1,2 juta warga negara adikuasa ini terancam kehilangan pekerjaan.

Mereka mendesak Presiden Amerika Donald Trump turun tangan menangani sengketa ini. "Kami meminta dengan hormat Presiden Trump dan pemerintahnya membantu menuntaskan masalah ini," kata juru bicara the Partnership for Open & Fair Skies Jill Zuckman.

Surat protes ini muncul di tengah tudingan sejumlah perusahaan penerbangan Amerika, Emirates, Etihad, dan Qatar Airways menerima subsidi lebih dari US$ 50 miliar dan keistimewaan lainnya dari pemerintah mereka. Koalisi maskapai Amerika menyebut hal semacam itu tidak sehat, tidak sesuai kebijakan Amerika, dan melanggar kesepakatan soal langit bebas.

Ketiga maskapai Arab itu terus menolak sangkaan tersebut.

Amerika memiliki 120 perjanjian langit terbuka dengan beragam negara untuk memajukan pertumbuhan ekonomi dan demi keuntungan bagi maskapai, pekerja, serta penumpang.

Surat ditujukan kepada Presiden Trump itu diteken oleh American Airlines, Delta Air Lines, United Airlines, the Air Line Pilots Association, the Allied Pilots Association, the Southwest Airlines Pilots' Association, the Association of Professional Flights Attendants, dan the Association of Flight Attendants-CWA.

Pesawat Emirates Airline. (Arabian Business)

Tolak layani rute Dubai-Tel Aviv, pilot Emirates Airline ditangguhkan

Emirates membuka rute Dubai-Tel Aviv bulan depan.

Pesawat Qatar Airways. (Twitter/@qatarairways)

Penerbangan langsung Saudi-Qatar dimulai lagi besok

Rute dari Doha ke Riyadh dan Dammam akan dilayani saban hari, sedangkan penerbangan menuju Jeddah empat kali sepekan.

Pesawat Etihad Airways, maskapai asal Ibu Kota Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, berencana membuka rute penerbangan ke Ibu Kota Tel Aviv, Israel, pada Maret 2021. (Etihad Airways)

Etihad buka rute penerbangan ke Tel Aviv mulai Maret 2021

Maskapai terbesar kedua di UEA setelah Emirates Airline ini memiliki 104 pesawat.

Deretan pesawat milik maskapai Emirates Airline di Bandar Udara Internasional Dubai di Kota Dubai, Uni Emirat Arab. (@emirates/Twitter)

Emirates rugi Rp 48 triliun di semester pertama 2020

Maskapai asal Dubai ini mendapat suntikan dana dari pemerintah sebesar Rp 28,3 triliun.





comments powered by Disqus