bisnis

Perusahaan Qatar berminat bangun hotel syariah di Lombok

Retaj Group melarang minuman beralkohol dan merokok di hotel mereka.

21 Maret 2017 23:13

Retaj Grup, perusahaan swasta asal Qatar bergerak di sektor properti dan perhotelan, berminat membangun hotel syariah di Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat.

Menurut Boy Dharmawan, Pelaksana Fungsi Politik KBRI (Kedutaan Besar Republik Indonesia) di Ibu Kota Doha, Qatar, keinginan itu disampaikan Vice Chairman dan Direktur Pelaksana Retaj Group Muhammad Johar al-Muhammad dalam pertemuan dengan delegasi Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dipimpin Wakil Ketua DPR Agus Hermanto di Doha kemarin.

"Mereka memilih Lombok karena juga dekat dengan Bali dan memiliki potensi wisata sangat bagus," kata Boy saat dihubungi Albalad.co melalui telepon selulernya malam ini. Namun dia tidak tahu kapan Retaj Group bakal mewujudkan rencana itu.

Retaj Group mengoperasikan sepuluh hotel di Qatar, Turki, Komoros, dan Arab Saudi. Perusahaan dibangun di Doha pada 2004 ini mengoperasikan hotel berdasarkan ajaran Islam, yakni melarang minuman beralkohol dan merokok di hotel-hotel mereka. Retaj Group mengklaim hotel-hotelnya sebagai hoteel islami.   

Abu Dhabi, Uni Emirat Arab. (visitabudhabi.ae)

UEA kasih izin tinggal tetap bagi 6.800 investor asing

Tahun lalu, kabinet UEA juga menyetujui pemberian visa berlaku sepuluh tahun bagi warga asing mempunyai investasi senilai paling sedikit sepuluh juta dirham.

Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi. (Al-Arabiya)

Arab Saudi akan terbitkan izin tinggal tetap bagi investor asing seharga Rp 3 miliar

Sedangkan izin tinggal berlaku setahun dan dapat diperbarui harganya SAR 100 ribu (Rp 387 juta).

Seorang warga Libya sedang memukuli boneka pemimpin negara itu Muammar al-Qaddafi di kompleks kediaman Qaddafi di Bab al-Aziziyah, Ibu Kota Tripoli, Libya, September 2011. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Libya hentikan operasi 40 perusahaan asing

40 perussahaan asing ini diberi waktu tiga bulan untuk mengajukan izin baru.

Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi. (Al-Arabiya)

Arab Saudi akan beri visa tanpa batas waktu bagi investor dan pengusaha asing

Uni Emirat Arab sudah mulai memberlakukan visa lima tahun bagi investor asing sejak kemarin.





comments powered by Disqus

Rubrik bisnis Terbaru

UEA kasih izin tinggal tetap bagi 6.800 investor asing

Tahun lalu, kabinet UEA juga menyetujui pemberian visa berlaku sepuluh tahun bagi warga asing mempunyai investasi senilai paling sedikit sepuluh juta dirham.

21 Mei 2019

TERSOHOR