bisnis

Moody's sebut posisi fiskal Arab Saudi masih kuat

Saudi tahun ini diprediksi mengalami defisit 10,5 persen dari produk domestik bruto.

02 April 2017 10:05

Dalam laporan dilansir Jumat lalu, Moody's Global Credit Research bilang posisi fiskal Arab Saudi masih kuat. 

Namun Moody's menekankan tingginya ketergantungan pendapatan negara dari sektor minyak menjadi tantangan utama bagi negara Kabah itu.

Perusahaan jasa analisis keuangan lembaga pemerintah dan perusahaan berpusat di New York itu menyebutkan pelaksanaan dari reformasi ekonomi, dikenal dengan nama Visi Arab Saudi 2030, akan menghadapi banyak ganjalan.

Moody's memperkirakan Saudi tahun ini mengalami defisit 10,5 persen dari produk domestik bruto dan melorot menjadi 9,2 persen tahun depan.

Menurut Moody's, dalam jangka menengah sumber pendapatan Saudi akan beragam, di mana paling lambat 2020 sektor minyak dan gas menyumbang 54 persen dari total devisa, turun dari 72 persen pada 2015.

IMF (Dana Moneter Internasional) sudah memprediksi akibat melorotnya harga minyak mentah global sejak pertengahan 2014, Saudi defisit selama 2015-2020.

Menteri Keuangan Arab Saudi Muhammad al-Jadaan. (Arab News)

Arab Saudi raup surplus pertama sejak 2014

Naiknya harga minyak mentah global, penerapan pajak pertambahan nilai, dan pengurangan subsidi energi ikut membantu mengatasi defisit anggaran Arab Saudi.

Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi. (Arabian Business)

Standard & Poor prediksi Arab Saudi bebas dari defisit pada 2023

Arab Saudi mengalami defisit sejak harga minyak mentah global anjlok pada pertengahan 2014.

Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi. (Al-Arabiya)

Defisit Arab Saudi turun 60 persen dalam sembilan bulan

Total pendapatan negara diperoleh hingga akhir kuartal ketiga tahun ini sebanyak 663,113 miliar riyal, tumbuh 47 persen ketimbang kuartal serupa tahun lalu.

Menteri Keuangan Arab Saudi Muhammad al-Jadaan. (Arab News)

Arab Saudi proyeksikan defisit US$ 34 miliar tahun depan

Arab Saudi baru lepas dari defisit pada 2023.





comments powered by Disqus

Rubrik bisnis Terbaru

UEA kasih izin tinggal tetap bagi 6.800 investor asing

Tahun lalu, kabinet UEA juga menyetujui pemberian visa berlaku sepuluh tahun bagi warga asing mempunyai investasi senilai paling sedikit sepuluh juta dirham.

21 Mei 2019

TERSOHOR