bisnis

Presiden kecewa dengan lawatan Raja Salman karena investasi diberikan Saudi kecil

Joko Widodo kecewa karena Indonesia mendapat investasi 89 triliun, sedangkan Cina sekitar Rp 870 triliun. Dia bilang akan menelepon Raja Salman dan putranya untuk meminta tambahan investasi Saudi di Indonesia.

13 April 2017 17:40

Presiden Joko Widodo mengaku sedikit kecewa atas lawatan Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz bulan lalu. Alasannya, investasi digelorkan negara Kabah itu ke Indonesia lebih kecil ketimbang investasi diberikan kepada Cina saat Raja Salman melawat ke sana.

Saat berpidato hari ini di depan pimpinan dan santri Pesantren Buntet, Cirebon, Jawa Barat, Joko Widodo menjelaskan ketika kedatangan Raja Salman, Arab Saudi berkomitmen menggelontorkan dana investasi Rp 89 triliun. Dia menilai angka itu besar sekali.

Namun, menurut Joko Widodo, kalau dibandingkan dengan perjanjian investasi diteken Saudi dengan Cina saat Raja Salman berkunjung ke sana. Nilai investasi disepekati dengan negara Panda itu sekitar Rp 870 triliun.

"Padahal saya sudah memyaungi waktu hujan. Saya setiri sendiri, saya payungi sendiri, kok dapatnya lebih kecil," kata Joko Widodo disambut tawa riuh hadirin. "Kekecewaan saya sedikit, hanya sedikit."

Joko Widodo bilang dia berencana menelepon Raja Salman dan Wakil Putera Mahkota Pangeran Muhammad bin Salman untuk meminta tambahan investasi Arab Saudi di Indonesia.

Pangeran Muhammad bin Salman, anak dari Raja Salman, merupakan pengendali kebijakan ekonomi Arab Saudi. Dia adalah kepala Dewan Kebijakan Ekonomi dan Pembangunan Arab Saudi.

Raja Salman melakukan kunjungan kenegaraan di Indonesia selama 1-3 Maret lalu, dilanjutkan dengan berlibur di Bali pada 4-12 Maret. Ini merupakan lawatan pertama penguasa negara Kabah dalam waktu hampir setengah abad, setelah kedatangan Raja Faisal bin Abdul Aziz pada 1970.

Sebelum kedatangan Raja Salman, Menteri Sekretaris Kabinet Pramono Anung mengklaim lawatan Raja Salman, 82 tahun, bisa menggaet investasi Saudi hingga US$ 25 miliar tapi nyatanya bertolak belakang.       

Istana milik Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz di Tangier, Maroko. (Maghreb Daily News)

Puluhan ribu pekerja Binladin Group dikerahkan untuk bangun istana Raja Salman

Pembangunan istana itu selesai 1 Agustus lalu dan sudah digunakan Raja Salman buat liburan musim panas.

Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz. (Saudi Gazette)

Pegawai negeri dan tentara Saudi dapat hibah seribu riyal buat atasi beban hidup

Raja Salman juga memutuskan memberi bonus lima ribu riyal kepada semua tentara bertugas di perbatasan Yaman.

Wakil Presiden Jusuf Kalla melepas keberangkatan Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz ke Brunei Darussalam di Bandar Udara Halim Perdana kusuma, Jakarta, 4 Maret 2017. (TMW)

Raja Salman hidupkan lagi tunjangan dan bonus bagi pegawai negeri

Pembayarannya diakumulasi dan berlaku surut.

Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz bersama rombongan meninggalkan Bali menuju Jepang pada 12 Maret 2017, setelah berlibur di Pulau Dewata itu selama 4-12 Maret. (Dokumentasi Albalad.co)

Raja Salman akan pertimbangkan untuk IPO Aramco di Bursa Saham Tokyo

IPO Aramco bakal dilakukan di semester kedua 2018.





comments powered by Disqus

Rubrik bisnis Terbaru

Pemilik Manchester City pasok daging sapi ke Israel

Sampai 2012, perusahaan kepunyaan Syekh Mansur itu merupakan pemasok tunggal daging sapi ke Israel.

10 Desember 2018

TERSOHOR