bisnis

Investasi asing di Iran tahun lalu berjumlah US$ 12 miliar

Melonjak jauh ketimbang US$ 2,05 miliar pada 2015.

16 April 2017 12:24

Menteri Keuangan dan Ekonomi Iran Ali Tayyibnia bilang sepanjang tahun anggaran lalu, berakhir 20 Maret, negaranya berhasil menggaet investasi asing US$ 12 miliar, seperti dilansir kantor berita ISNA.

Hasil ini dicapai setelah Januari tahun lalu Barat mencabut sanksi ekonomi atas negara Mullah itu. Mereka menilai Iran mematuhi kesepakatan soal penghentian program senjata nuklir, dicapai pada 2015.

Tayyibnia mengakui capaian itu lantaran pemerintah mengambil sejumlah kebijakan tepat dan suasana mendukung setelah sanksi dihapus.

Dia menekankan pertumbuhan ekonomi berlanjut dan stabil adalah prioritas utama pemerintah. 

Iran menyasar investasi asing sebesar US$ 50 miliar setelah sanksi berakhir buat meningkatkan pertumbuhan ekonominya.

Sebuah laporan dirilis Kementerian Keuangan Iran Maret lalu menyebutkan investasi asing di negeri Persia itu sebesar US$ 3,1 miliar pada 2013, US$ 2,1 miliar di 2014, dan US$ 2,05 miliar pada 2015.

Menteri Energi Arab Saudi Khalid al-Falih. (Gulf Business)

Saudi akan kurangi produksi minyak jadi 9,8 juta barel bulan depan

Saudi akan menciptakan bisnis gas secara global.

Sejumlah pekerja membersihkan pelataran Masjid Al-Haram di Kota Makkah, Arab Saudi, 17 Juni 2018. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Biaya haji tahun ini Rp 35,2 juta

Sama dengan ongkos haji tahun lalu.

Abu Dhabi, Uni Emirat Arab. (visitabudhabi.ae)

Perusahaan UEA beli tiga ton emas dari Venezuela

Pembelian itu dilakukan pada 21 Januari lalu.

Mata uang riyal Arab Saudi. (Arab News)

Bank sentral Saudi dan UEA akan bikin mata uang digital bersama

Mata uang digital diberi nama Abir itu rencananya keluar pada kuartal terakhir tahun ini.





comments powered by Disqus