bisnis

Konglomerat Saudi berencana lakukan IPO

Total aset Olayan Group senilai lebih dari US$ 10 miliar.

02 Mei 2017 18:28

Keluarga Ulayan, salah satu konglomerat terbesar di Arab Saudi, berencana melakukan IPO (penjualan saham perdana).

Sejumlah orang mengetahui rencana itu mengungkapkan keluarga Ulayan telah menyewa Saudi Fransi Capital sebagai penasihat keuangan untuk mempersiapkan IPO.

Dua sumber menyebutkan Olayan Financing Corporation, mengontrol seluruh investasi keluarga Ulayan di Timur Tengah, mungkin membikin sebuah perusahaan induk baru terdiri dari 20 anak usaha senilai US$ 5 miliar. Saham perusahaan induk baru itu nantinya akan dijual kepada masyarakat lewat Tadawul (Bursa Saham Arab Saudi).

Kalau terlaksana, itu bakal menjadi IPO pertama dilakoni Olayan Financing sejak 2000, namun belum diketahui kapan IPO bakal dilaksanakan.

Dibentuk oleh Sulaiman Ulayan pada 1947, total aset Olayan Group bernilai lebih dari US$ 10 miliar menurut Bloomberg Billionaires Index pada 2015.

Hingga kabar ini dilansir, Olayan Financing dan Saudi Fransi Capital belum berkomentar.

Olayan Financing mengelola lebih dari 40 bisnis di Timur Tengah, termasuk waralaba Burger King. Seorang juru bicara Olayan Financing Maret lalu bilang pihaknya mungkin menjual saham di satu atau lebih perusahaannya.

Olayan Group, mengelola bisnis internasional keluarga Ulayan, merupakan investor asing terbesar di Credit Suisse Group AG dengan menguasai 5,1 persen saham. Olayan Group juga memiliki beragam properti di luar negeri, seperti 550 Madison Avenue di Kota New York dan Knightsbridge Estate di London.

Olayan Financing, dikelola oleh Lubna Ulayan - putri pendiri dan mantan analis JPMorgan Chase & Co - merupakan salah satu produsen peralatan ladang minyak terbesar di Arab Saudi, melalui perusahaan patungan dibentuk bareng the Weir Group.

Olayan Financing juga produsen Kleenex, Coca Cola, dan popok bayi Huggies.

 

Gambar wajah Emir Qatar Syekh Tamim bin Hamad ats-Tsani di Ibu Kota Doha, Qatar. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Jumlah Arab supertajir akan naik menjadi 500 orang pada 2022

Khusus di Arab Saudi, populasi Arab supertajir diperkirakan melonjak 17 persen menjadi 140 orang pada 2022.

Maan as-Sania, konglomerat Arab Saudi merupakan pemilik Saad Group. (Gulf Business)

Properti dan mobil milik konglomerat Arab Saudi dilelang karena tidak mampu lunasi utang

Saad Group milik Maan as-Sania diperkirakan memiliki utang sebesar Rp 146-219 triliun.

Ibu Kota Doha, Qatar. (Arabian Business)

Jutawan Timur Tengah saat ini berjumlah 642.800 orang

Total kekayaan mereka US$ 2,42 triliun.

Mobil-mobil supermewah milik anak-anak muda Arab supertajir di London. (SWNS.com)

Arab supertajir asal Qatar berutang denda parkir terbanyak di London

Prancis memuncaki daftar berisi sepuluh negara itu.





comments powered by Disqus

Rubrik bisnis Terbaru

Aktivis Saudi serukan boikot semua produk Turki

Para aktivis Arab Saudi itu menegaskan kampanye boikot produk Turki ini untuk menghukum Erdogan lantaran terlalu mencampuri urusan dalam negeri Saudi.

18 Desember 2018

TERSOHOR