bisnis

Saudi akan rilis obligasi internasional dan domestik tahun ini

Arab Saudi tahun lalu menerbitkan obligasi internasonal senilai US$ 17,5 miliar tahun lalu dan merilis sukuk US$ 9 miliar bulan lalu.

03 Mei 2017 08:03

Menteri Keuangan Arab Saudi Muhammad al-Jadaan kemarin bilang pemerintah berencana merilis obligasi internasional dan domestik tahun ini, bergantung pada permintaan dan harga bisa dicapai.

Dalam sebuah konferensi investasi berlangsung di Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi, Jadaan mengatakan defisit anggaran bakal dibiayai dengan tiga cara, penjualan obligasi internasional, surat utang negara domestik, dan mengambil dari cadangan devisa. Dia menambahkan penutupan defisit dengan menggunakan cadangan devisa merupakan langkah terakhir.

Arab Saudi tahun lalu menerbitkan obligasi internasonal senilai US$ 17,5 miliar tahun lalu dan merilis sukuk US$ 9 miliar bulan lalu.

Riyadh tahun lalu mengentikan obligasi domestik per bulan untuk mengurangi tekanan atas likuiditas di sistem perbankan.

Riyadh, Arab Saudi. (wikimedia commons)

Arab Saudi proyeksikan defisit tahun ini sebesar 12 persen

Negara Kabah itu memperkirakan pertumbuhan ekonominya tahun ini akan minus 3,8 persen, lebih optimistis ketimbang taksiran IMF, yakni minus 6,8 persen.

Riyadh, Arab Saudi. (wikimedia commons)

Arab Saudi alami defisit Rp 427 triliun di kuartal kedua 2020

IMF telah memperkirakan negeri Dua Kota Suci ini bakal menderita defisit sampai 2023.

Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz dan Presiden Joko Widodo berdiri di teras Istana Bogor, di sela pertemuan bilateral dilakoni kedua pemimpin itu pada 1 Maret 2017. (Dokumentasi Albalad.co)

Utang Arab Saudi melonjak 1.560 persen sejak Raja Salman berkuasa

Di akhir tahun lalu, utang negara Kabah itu mencapai Rp 2.719 triliun. Padahal sampai 2014, utang Saudi hanya Rp 175 triliun.

Menteri Keuangan Arab Saudi Muhammad al-Jadaan. (Arab News)

Utang pemerintah Saudi tahun ini diperkirakan mencapai Rp 3.430 triliun

Jadwa Investment Company memprediksi Saudi tahun ini mengalami defisit sebesar Rp 1.805 triliun atau 15,7 persen dari produk domestik brutonya.





comments powered by Disqus