bisnis

UEA berlakukan pajak penjualan atas minuman ringan mulai tahun ini

Besaran pajak itu 50 persen untuk minuman ringan dan seratus persen bagi minuman energi serta produk tembakau.

12 Mei 2017 11:12

Uni Emirat Arab (UEA) berencana memberlakukan pajak penjualan terhadap minuman ringan, produk tembakau, dan minuman energi mulai kuartal keempat tahun ini.

Jadwal penerapan pajak penjualan itu terungkap dalam rapat para pejabat pemerintah UEA Rabu lalu.

Dalam rapat itu, Kementerian Keuangan UEA menjelaskan aturan soal pajak ini akan dikeluarkan di kuartal kedua dan perusahaan mulai mendaftar di kuartal ketiga.

Juni tahun lalu, enam negara Arab Teluk - Arab Saudi, UEA, Qatar, Kuwait, Bahrain, dan Oman - menandatangani perjanjian bersama untuk menerapkan pajak penjualan atas minuman ringan, produk tembakau, dan minuman energi.

"Di UEA pajak penjualan diperkirakan diimplementasikan di kuartal keempat (tahun ini) dan aturannya dilansir pada kuartal kedua," kata Adrienne D'Rose, manajer senior Deloitte, kepada Arabian Business.

Dia bilang besaran pajak itu 50 persen untuk minuman ringan dan seratus persen bagi minuman energi serta produk tembakau.

Perusahaan mesti membayar pajak penjualan itu saban tanggal 15 tiap bulan.

Keenam negara Arab Teluk itu sudah sepakat menerapkan VAT (pajak pertambahan nilai) sebesar lima persen mulai Januari tahun depan.

 

Abu Dhabi, Uni Emirat Arab. (visitabudhabi.ae)

UEA kasih izin tinggal tetap bagi 6.800 investor asing

Tahun lalu, kabinet UEA juga menyetujui pemberian visa berlaku sepuluh tahun bagi warga asing mempunyai investasi senilai paling sedikit sepuluh juta dirham.

Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi. (Al-Arabiya)

Arab Saudi akan terbitkan izin tinggal tetap bagi investor asing seharga Rp 3 miliar

Sedangkan izin tinggal berlaku setahun dan dapat diperbarui harganya SAR 100 ribu (Rp 387 juta).

Seorang warga Libya sedang memukuli boneka pemimpin negara itu Muammar al-Qaddafi di kompleks kediaman Qaddafi di Bab al-Aziziyah, Ibu Kota Tripoli, Libya, September 2011. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Libya hentikan operasi 40 perusahaan asing

40 perussahaan asing ini diberi waktu tiga bulan untuk mengajukan izin baru.

Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi. (Al-Arabiya)

Arab Saudi akan beri visa tanpa batas waktu bagi investor dan pengusaha asing

Uni Emirat Arab sudah mulai memberlakukan visa lima tahun bagi investor asing sejak kemarin.





comments powered by Disqus

Rubrik bisnis Terbaru

UEA kasih izin tinggal tetap bagi 6.800 investor asing

Tahun lalu, kabinet UEA juga menyetujui pemberian visa berlaku sepuluh tahun bagi warga asing mempunyai investasi senilai paling sedikit sepuluh juta dirham.

21 Mei 2019

TERSOHOR