bisnis

Qatar salah satu pemilik properti terbesar di New York

Qatar Investment Authority kini memiliki properti seluas 993.133 meter persegi di New York senilai US$ 3,8 miliar.

17 Mei 2017 11:05

Qatar Investment Authority (QIA) telah menjadi salah satu pemilik properti terbesar di Negara Bagian New York, Amerika Serikat. 

QIA kini mempunyai properti seluas 933.133 meter persegi di New York selain di ibu kota Paris (Prancis) dan London (Inggris), menurut perusahaan intelijen bisnis CoStar.

Luas properti kepunyaan QIA itu meningkat 145 persen ketimbang data Maret tahun lalu. Lembaga investasi milik pemerintah Qatar tersebut sekarang merupakan pemilik properti terbesar kesembilan di New York.

Kenaikan jumlah properti milik QIA ini dipicu oleh pembelian 9,9 persen saham the Empire State Realty Trust seharga US$ 622 juta, perusahaan mengelola Empire State Building.

Secara keseluruhan investasi QIA di New York senilai US$ 3, 8 miliar dan di seantero Amerika sebesar  US$ 6,5 miliar. 

QIA berencana menggenjot nilai investasinya di Amerika menjadi US$ 35 miliar paling lambat 2020.

QIA diperkirakan mengelola aset senilai US$ 250 miliar.

 

 

Daftar produk Turki diserukan untuk diboikot di Arab Saudi. (Twitter)

Aktivis Saudi serukan boikot semua produk Turki

Para aktivis Arab Saudi itu menegaskan kampanye boikot produk Turki ini untuk menghukum Erdogan lantaran terlalu mencampuri urusan dalam negeri Saudi.

Menteri Perminyakan Kuwait Bakhit arRasyidi. (Supplied)

Menteri perminyakan Kuwait mundur

Dalam 20 tahun terakhir, Kuwait sudah memiliki 15 menteri perminyakan.

Bank Sentral Kuwait. (Arabian Business)

Investor asing bisa miliki saham bank di Kuwait

Namun kalau kepemilikan asing ini lebih dari lima persen, perlu izin dari Bank Sentral Kuwait dan kabinet.

Syekh Mansur bin Zayid an-Nahyan, pemilik Manchester City. (Luxatic)

Pemilik Manchester City pasok daging sapi ke Israel

Sampai 2012, perusahaan kepunyaan Syekh Mansur itu merupakan pemasok tunggal daging sapi ke Israel.





comments powered by Disqus

Rubrik bisnis Terbaru

Aktivis Saudi serukan boikot semua produk Turki

Para aktivis Arab Saudi itu menegaskan kampanye boikot produk Turki ini untuk menghukum Erdogan lantaran terlalu mencampuri urusan dalam negeri Saudi.

18 Desember 2018

TERSOHOR