bisnis

Perusahaan ritel online Noon diluncurkan tahun ini

Berpusat di Arab Saudi.

17 Mei 2017 05:16

Konglomerat asal Uni Emirat Arab (UEA) Muhammad Alabbar membenarkan perusahaan ritel online Noon akan doluncurkan tahun ini dan berkantor pusat di Arab Saudi.

Alabbar, juga Chairman Emaar Properties, bilang pihak sedang mempersiapkan sumber daya dan kepentingan operasi. "Setelah peluncuran Noon (tahun ini), kantor operasional permanen kami akan ada di Riyadh," katanya dalam keterangan tertulis kepada Arabian Business.

Noon bakal duncurkan dengan modal US$ 1 miliar. Sebanyak 50 persen modal dari Public Investment Fund (PIF), lembaga investasi milik pemerintah Arab Saudi, dan sisanya dari kocek Alabbar serta beberapa investor Arab Teluk.

Noon direncanakan menjadi perusahaan ritel online terbesar di Timur Tengah buat menyaingi Souq.com. Noon akan menyediakan beberapa juta produk dari beragam jenis.

Noon akan membangun gudang terbesar di dunia, berlokasi di samping Bandar Udara Internasional Al-Maktum, Dubai, UEA. Ukurannya 60 kali lapangan sepak bola.

Bisnis perdagangan elektronik baru dua persen dari total perdagangan ritel di Timur Tengah, yakni senilai US$ 3 miliar setahun. Pada 2025, perdagangan ritel online diperkirakan senilai US$ 70 miliar per tahun.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman saat menyampaikan strategi baru PIF (Dana Investasi Pemerintah) untuk periode 2021-2025. . (Saudi Gazette)

Bin Salman janjikan anggaran pembangunan ekonomi Rp 563 triliun per tahun

Bin Salman memperkirakan aset PIF akan mencapai Rp 28.172,6 triliun pada 2030.

CEO Bank Hapoalim Dov Ketler bertemu CEO the National Bank of Bahrain Jean Christophe Durand di Ibu Kota Manama, Bahrain, November 2020. (Courtesy)

Dua bank terbesar Israel sepakati kerjasama dengan bank Bahrain

NBB memiliki 29 kantor cabang di Bahrain, Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab.

Pesawat Emirates Airline. (Arabian Business)

Tolak layani rute Dubai-Tel Aviv, pilot Emirates Airline ditangguhkan

Emirates membuka rute Dubai-Tel Aviv bulan depan.

Tiga kapal patroli Angkatan Laut Iran menangkap kapal tanker MT Hankook Chemi dari Korea Selatan. (Tasnim News Agency)

Tahan kapal tanker Korea Selatan, Iran tuntut Seoul transfer dana hasil penjualan minyak sebesar Rp 99,6 triliun

Uang hasil penjualan minyak Iran itu dibekukan oleh dua bank di Korea Selatan selama 2,5 tahun.





comments powered by Disqus