bisnis

Saudi bulan depan terapkan pajak penjualan rokok seratus persen.

Pajak penjualan 50 persen berlaku bagi minuman ringan.

29 Mei 2017 10:38

Arab Saudi akan menjadi negara Arab Teluk pertama menerapkan pajak penjualan seratus persen terhadap rokok dan minuman energi, srrta 50 persen atas minuman ringan. Aturan ini berlaku mulai 10 Juni.

Badan Zakat dan Pajak Arab Saudi mengumumkan kebijakan itu Sabtu lalu, setelah Sekretariat Jenderal GCC (Dewan Kerja Sama Teluk) meratifikasi perjanjian pajak bersama pada 23 Mei lalu.

Kabar tersebut muncul beberapa hari setelah Uni Emirat Arab  (UEA) bilang akan memberlakukan pajak penjualan atas minuman energi, tembakau, dan minuman ringan mulai kuartal keempat tahun ini.

Surat kabar berbahasa Arab Al-Iqtisadiyah melaporkan sejumlah pejabat Badan Zakat dan Pajak Arab Saudi  memperkirakan dalam setengah tahun negara bisa meraup US$ 1,87 miliar dari pajak penjualan terhadap minuman energi, rokok, dan minuman ringan.

Arab Saudi dan UEA menjadi negara Arab Teluk pertama menyatakan akan menerapkan VAT (pajak pertambahan nilai) mulai Januari tahun depan.

Menteri Keuangan Arab Saudi Muhammad al-Jadaan. (Arab News)

Arab Saudi raup surplus pertama sejak 2014

Naiknya harga minyak mentah global, penerapan pajak pertambahan nilai, dan pengurangan subsidi energi ikut membantu mengatasi defisit anggaran Arab Saudi.

Delegasi dari India tengah belajar teknologi pertanian di Israel. (embassies.gov.il)

Grup Djarum bangun 26 reservoir air berteknologi Israel di Sumba Timur

Eko Putro menekankan Djarum membeli teknologi Israel itu melalui Taiwan jadi bukan langsung ke Israel.

Tim eksplorasi Saudi Aramco. (saudiaramco.com)

Aramco perusahaan paling untung di dunia

Aramco meraup laba bersih Rp 1.581 triliun.

Ekspatriat di Arab Saudi. (Saudi Gazette)

Kadin Arab Saudi minta pajak atas ekspatriat dihapus

Saudi memberlakukan pajak atas tiap ekspatriat sebesar 300-400 riyal tahun ini, 500-600 riyal di 2019, dan 700-800 riyal pada 2020.





comments powered by Disqus

Rubrik bisnis Terbaru

Arab Saudi raup surplus pertama sejak 2014

Naiknya harga minyak mentah global, penerapan pajak pertambahan nilai, dan pengurangan subsidi energi ikut membantu mengatasi defisit anggaran Arab Saudi.

24 April 2019

TERSOHOR