bisnis

Moody's turunkan peringkat perusahaan besar Qatar

Dari AA3 menjadi AA2.

02 Juni 2017 05:32

Lembaga pemeringkatan internasional Moody's telah menurunkan peringkat utang perusahaan-perusahaan besar milik pemerintah Qatar, sehingga menjadikan posisi posisi negara Arab Teluk ini lemah secara eksternal.

 Moody's mengurangi peringkat dari perusahaan-perusahaan raksasa di sektor minyak dan gas, industri, dan properti di Qatar.

Perusahaan-perusahaan tersohor Qatar terkena pemotongan peringkat dari Moody's adalah RasGas, Qatar Petroleum, serta Ras Laffan City and Qatar Industries.

Moody's juga menurunkan peringkat kredit Aldar Properties dan Nakilat. Ia juga memotong peringkat Qatar National Bank.

Meski peringkat Qatar Petroleum melorot, Moody's bilang posisi keuangannya kuat, terutama setelah meningkatkan efisiensi operasional.

 

CEO MUbadala Petroleum Bakhit al-Katiri. (Arabian Business)

Mubadala Petroleum kuasai 20 persen saham di dua ladang gas di Indonesia

Mubadala Petroleum akan menjadi operator terbesar di Blok Andaman I dan Blok Andaman Selatan

Pompa bensin di Arab Saudi. (Saudi Gazette)

Arab Saudi naikkan harga bensin

IMF pernah memperkirakan Saudi tidak lagi mengalami defisit pada 2023.

Ibu Kota Muskat, Oman. (Arabian Business)

IMF desak Oman segera berlakukan VAT

Defisit Oman tahun lalu diperkirakan sembilan persen, turun dari 13,9 persen pada 2017.

Presiden Bursa Berlian Israel Yoram Dvash berpose bareng Mufti Hamka, pengusaha dari Indonesia. (Israel Diamond Exchange)

Delegasi pebisnis Indonesia kunjungi Bursa Berlian Israel

Awal bulan ini, Presiden Bursa Berlian Dubai Ahmad bin Sulayim juga datang menghadiri pertemuan Forum Berlian Dunia sekaligus mengunjungi Bursa Berlian Israel.





comments powered by Disqus