bisnis

Saudi larang pesawat dari maskapai Qatar mendarat di negaranya

Mereka melarang pula pesawat-pesawat dari maskapai Qatar melintasi wilayah udara Arab Saudi mulai besok pukul 00:01.

05 Juni 2017 22:48

Badan penerbangan sipil Arab Saudi (GACA) hari ini mengeluarkan kebijakan melarang semua pesawat dari maskapai asal Qatar mendarat di seluruh bandar udara di negara Kabah itu.

Keputusan ini merupakan kelanjutan dari pemutusan hubungan diplomatik dilakukan Arab Saudi dengan Qatar berlaku mulai hari ini. Arab Saudi bareng Uni Emirat Arab, Bahrain, Mesir, Yaman, dan Maladewa sudah memutuskan hubungan diplomatik dengan negara Arab Teluk itu dengan alasan Qatar menyebabkan ketidakstabilan di kawasan lantaran mendukung terorisme.

GACA juga memutuskan melarang semua pesawat komersial dan pribadi dari Arab Saudi terbang ke Qatar baik langsung atau tidak langsung.

Mereka melarang pula pesawat-pesawat dari maskapai Qatar melintasi wilayah udara Arab Saudi mulai besok pukul 00:01.

GACA menekankan semua pesawat tidak terdaftar di Saudi atau Qatar dan ingin melintasi wilayah udara Saudi dari Qatar harus menghubungi GACA sepekan sebelum terbang.

Pesawat Qatar Airways. (Twitter/@qatarairways)

Qatar suntik dana US$ 29 triliun buat selamatkan Qatar Airways

Kerugian senilai Rp 28,5 triliun itu setara lebih dari 50 persen total nilai saham Qatar Airways.

Pesawat Boeing 787 milik Qatar Airways mendarat di Windhoek, Namibia. (Twitter/@qatarairways)

Qatar Airways tetap beroperasi

Walau krisis, Qatar Airways tidak memecat karyawannya.

Pesawat Qatar Airways. (Gulf Business)

Qatar Airways rugi sangat besar dalam tahun anggaran berjalan

Dalam tahun anggaran lalu, Qatar Airways meraup laba Rp 367,4 triliun.

Ibu Kota Doha, Qatar. (Arabian Business)

Qatar tarik US$ 20 miliar dari cadangan devisa buat dana penyangga ekonomi

Moody's bulan lalu menyebutkan Qatar sudah menyuntikkan US$ 38,5 miliar ke dalam perekonomiannya sejak krisis diplomatik meletup.





comments powered by Disqus