bisnis

Emirates dan Flydubai hentikan penerbangan tujuan Doha mulai hari ini

Gulf Air dari Bahrain menyetop semua penerbangan menuju dan dari Doha sejak kemarin.

06 Juni 2017 05:11

Maskapai Emirates Airline, bermarkas di Kota Dubai, Uni Emirat Arab (UEA), mulai hari ini menghentikan semua penerbangan menuju dan dari Ibu Kota Doha, Qatar.

"Sesuai instruksi pemerintah UEA, Emirates akan menghentikan semua penerbangannya ke dan dari Doha mulai 6 Juni 2017 pagi hingga ada pemberitahuan selanjutnya," kata seorang juru bicara Emirates lewat keterangan tertulis kemarin.

Dia menambahkan penerbangan terakhir Emirates dari Dubai ke Doha akan berangkat hari ini pukul 02:30, sedangkan penerbangan terakhir dari Doha ke Dubai hari ini jam 03:50.

Keputusan ini diambil beberapa jam setelah UEA bareng Arab Saudi, Mesir, dan Bahrain memutus hubungan diplomatik dengan Qatar. Mereka beralasan Qatar mengganggu stabilitas dan keamanan kawasan karena mendukung terorisme.

Juru bicara maskapai Flydubai juga memberikan keterangan serupa, yakni menghentikan semua penerbangan antara Dubai dan Doha mulai hari ini.

Maskapai Air Arabia, berpusat di Syarjah, UEA, juga mengambil langkah serupa.

Sedangkan Gulf Air, maskapai asal Bahrain sudah menghentikan seluruh penerbangannya antara Bahrain dan Doha sejak kemarin pukul 23:59

Pesawat Emirates Airline. (Twitter)

Emirates pesan 40 Boeing 787 Dreamliners seharga US$ 15,1 miliar

Emirates merupakan maskapai memiliki Airbus A380 dan Boeing 777 terbanyak di dunia.

Pesawat  Airbus A380 keseratus diterima Emirates Airline awal November 2017. (Dubai Media Office)

Emirates gelontorkan US$ 1 miliar setahun buat seratus juta makanan

Emirates pekan lalu menerima pesanan pesawat A380 keseratus.

Ruang kabin penumpang pesawat Airbus A380 milik Emirates Airline. (Arabian Business)

Emirates akan terima A380 keseratus bulan depan

Maskapai melayani penerbangan ke 140 kota di 81 negara itu dibentuk pada 1985. Emirates sekarang mempunyai 239 pesawat.

Ibu Kota Doha, Qatar. (Arabian Business)

Qatar tarik US$ 20 miliar dari cadangan devisa buat dana penyangga ekonomi

Moody's bulan lalu menyebutkan Qatar sudah menyuntikkan US$ 38,5 miliar ke dalam perekonomiannya sejak krisis diplomatik meletup.





comments powered by Disqus