bisnis

Produk Turki mulai banjiri Qatar

Buat atasi kelangkaan stok akibat isolasi.

10 Juni 2017 17:54

Produk-produk berbasis susu (yoghurt dan susu), telur, jus, dan daging ayam asal Turki pekan ini mulai membanjiri Qatar, tengah diisolasi oleh negara-negara Arab tetangganya.

Semua produk dari Turki itu mengisi toko-toko di Qatar, menggantikan produk Al-Marai dari Arab Saudi sudah dihentikan pasokannya.

Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Bahrain, Mesir, dan Yaman Senin lalu memutuskan hubungan diplomatik dengan Qatar. Mereka melakukan blokade darat, laut, dan udara terhadap Qatar dengan alasan negata Arab mungil itu menyokong terorisme.

Penduduk Qatar langsung memborong makanan, minuman, dan kebutuhan pokok lainnya setelah mendengar kabar negara mereka diisolasi. 

Untuk mengatasi kelangkaan, pemerintah mencari pemasok alternatif. Turki dan Iran termasuk negara bersedia menyuplai kebutuhan makanan, minuman, dan bahan pokok lainnya ke Qatar.

"Skenario mengatasi kelangkaan produk berjalan baik," kata seorang perwakilan dari Family Food Centre kepada Gulf Times.

 

Ibu Kota Doha, Qatar. (Arabian Business)

Qatar tarik US$ 20 miliar dari cadangan devisa buat dana penyangga ekonomi

Moody's bulan lalu menyebutkan Qatar sudah menyuntikkan US$ 38,5 miliar ke dalam perekonomiannya sejak krisis diplomatik meletup.

Ibu Kota Doha, Qatar. (Arabian Business)

Blokade gerus cadangan devisa Qatar US$ 38 miliar

Moody's menyebutkan simpanan asing di bank-bank Qatar sudah ditarik sebesar US$ 30 miliar selama Juni-Juli lalu.

Ibu Kota Doha, Qatar. (english.alarabiya.net)

Fitch turunkan peringkat utang Qatar

Fitch menduga pertumbuhan ekonomi Qatar menurun menjadi dua persen tahun ini dan melorot lagi ke 1,3 persen tahun depan, dibanding 2,2 persen tahun lalu.

Mata uang riyal Qatar. (Doha News)

Bank sentral Saudi bilang tidak ada perintah untuk berhenti bertransaksi dengan riyal Qatar

Arab Saudi bareng UEA, Bahrain, dan Mesir sejak 5 Juni lalu memutuskan hubungan diplomatik dengan Qatar.





comments powered by Disqus