bisnis

Qatar akan naikkan produksi gas alam hingga seratus juta ton setahun

Target itu direncanakan tercapai paling lambat pada 2024. Produksi LNG Qatar saat ini 77 juta gon per tahun.

04 Juli 2017 18:46

Qatar hari ini bilang akan menaikkan produksi gas alamnya hingga 30 persen dalam beberapa tahun mendatang.

Presiden sekaligus CEO Qatar Petroleum Saad Syarida al-Kaabi menjelaskan negaranya bakal menggenjot produksi gas alam sampai seratus juta ton setahun paling lambat pada 2024, dari produksi saat ini sebesar 77 juta ton per tahun.

Peningkatan jumlah produksi gas alam itu akan dilakukan di ladang gas terbesar di dunia Kubah Utara, berbatasan dengan ladang gas Iran, terletak di Teluk Persia.

"proyek baru ini akan memperkuat posisi Qatar," kata Kaabi dalam jumpa pers di Ibu Kota Doha, Qatar. "Kami akan tetap menjadi pemimpin dalam produksi LNG (gas alam cair) untuk waktu sangat lama.

Qatar merupakan produsen LNG terbesar sejagat.

Penambahan produksi itu nantinya, menurut Kaabi, nilainya setara dengan enam juta barel minyak sehari.  

Kaabi menambahkan negaranya akan meningkatkan produksi gas alam itu lewat usaha patungan dengan perusahaan-perusahaan asing. "Jika tidak ada yang mau, kami akan lakukan itu sendiri," ujarnya.

Perusahaan minyak asing beroperasi di Irak. (Al-Jazeera)

Irak bisa jadi pemasok minyak terbesar ketiga di dunia pada 2030

Kapasitas produksi minyak Irak saat ini sebesar 4,6 juta barel per hari.

Menteri Keuangan Arab Saudi Muhammad al-Jadaan. (Arab News)

Arab Saudi raup surplus pertama sejak 2014

Naiknya harga minyak mentah global, penerapan pajak pertambahan nilai, dan pengurangan subsidi energi ikut membantu mengatasi defisit anggaran Arab Saudi.

Dermaga kapal tanker Nakilat-Keppel di ladang gas Ras Laffan, Qatar. (arabianoilandgas.com)

Qatar akan keluar dari OPEC pada 1 Januari 2019

Negara Arab supertajir ini ingin berfokus untuk meningkatkan produksi gasnya dari 77 juta ton menjadi seratus juta ton per tahun.

Infrastruktur milik Qatargas, produsen gas alam cair terbesar di dunia milik pemerintah Qatar. (Arabian Oil and Gas)

Indonesia akan beli gas dari Qatar seharga US$ 7 per MMBTU

Qatar merupakan produsen sekaligus eksportir gas terbesar sejagat.





comments powered by Disqus