bisnis

Arab Saudi miliki cadangan minyak 260 miliar barel

Aramco tahun lalu menghasilkan rata-rata 10,5 juta barel minyak sehari.

07 Juli 2017 23:53

Dalam laporan tahunan dilansir kemarin, Saudi Aramco menyebutkan perusahaan minyak dan gas kepunyaan pemerintah Arab Saudi itu tahun lalu memiliki cadangan minyak sebesar 260,8 miliar barel, sedikit turun dibanding pada 2015 sebesar 261,1 miliar.

Aramco menyatakan sepanjang tahun lalu mereka rata-rata memproduksi 10,5 juta barel minyak sehari, meningkat dibanding 10,2 juta barel per hari pada 2015.

Sedangkan cadangan gas Arab Saudi tahun lalu sebanyak 298,7 triliun kaki kubik, naik ketimbang di 2015, yakni 297,6 triliun kaki kubik. Negara Kabah ini tahun lalu menghasilkan 12 juta kaki kubik gas alam per hari, melonjak dibanding pada 2015 sebesar 11,6 juta kaki kubik.  

Laporan tahunan Aramco itu dirilis ditengah audit dilakukan untuk persiapan IPO (penjualan saham perdana) Aramco sebesar lima persen, direncanakan tahun depan.  

"Semua capaian ini bertlak belakang dengan melorotnya harga minyak mentah dunia dan melemahnya perekonomian global," kata Khalid al-Falih Chairman Saudi Aramco sekaligus Menteri Energi Arab Saudi.  

Aramco bilang pihaknya telah menemukan dua sumur minyak baru di Jubah dan Sahaban, serta satu ladang gas baru di Hadidah. Semua berlokasi di wilayah timur Arab Saudi.

Seorang teknisi tengah bertugas di sebuah fasilitas milik Saudi Aramco. (Twitter/@Saudi_Aramco)

IPO Aramco dijadwalkan tahun depan

Waktu pelaksanaan IPO bergantung pada kondisi pasar, jumlah saham akan dilepas, dan pengambilalihan Aramco atas mayoritas saham perusahaan petrokimia SABIC dari PIF (Dana Investasi Pemerintah).

Tim eksplorasi Saudi Aramco. (saudiaramco.com)

Aramco raup pendapatan bersih sebesar Rp 1.595 triliun

Total aset Aramco melonjak dari Rp 4.221 triliun pada 2017 menjadi Rp 5.152 triliun tahun lalu.

Tim eksplorasi Saudi Aramco. (saudiaramco.com)

Aramco perusahaan paling untung di dunia

Aramco meraup laba bersih Rp 1.581 triliun.

Menteri Energi Arab Saudi Khalid al-Falih. (Gulf Business)

Saudi akan kurangi produksi minyak jadi 9,8 juta barel bulan depan

Saudi akan menciptakan bisnis gas secara global.





comments powered by Disqus

Rubrik bisnis Terbaru

Arab Saudi mulai tawarkan izin tinggal tetap bagi warga asing

Terdapat dua jenis izin tinggal tetap ditawarkan, yakni berlaku sepuluh tahun dengan tarif Rp 3,01 miliar dan yang bermasa setahun seharga Rp 377,5 juta.

24 Juni 2019

TERSOHOR