bisnis

Inggris mau longgarkan aturan masuk bursa buat gaet IPO Aramco

Aramco berencana melakukan IPO sebesar lima persen saham di semester kedua 2018.

14 Juli 2017 13:04

Inggris ingin melonggarkan aturan masuk bursa saham bagi perusahaan milik negara, agar bisa menggaet IPO (rencana penjualan saham perdana) Saudi Aramco.

Aramco berencana melakukan IPO sebesar lima persen saham di semester kedua 2018. Banyak pihak memprediksi IPO Aramco itu bisa meraup dana US$ 100 miliar, yang terbesar di dunia sepanjang sejarah. Sebab Aramco diperkirakan bernilai US$ 2 triliun.

Badan pengawas pasar modal Inggris kemarin bilang perusahaan milik negara akan dibebaskan dari beragam syarat untuk IPO berkategori premium. Aramco, perusahaan minyak dan gas kepunyaan pemerintah Arab Saudi, cukup memberikan deposit untuk masuk LSE (Bursa Saham London).

Perusahaan Gazprom dan Rosneft juga sudah tercatat di LSE.

Tim eksplorasi Saudi Aramco. (saudiaramco.com)

Aramco akan bikin pompa bensin

Aramco membatalkan rencana IPO sebesar lima persen, tadinya dijadwalkan di semester kedua tahun ini.

Seorang karyawan Saudi Aramco tengah bertugas. (saudiaramco.com)

Aramco batalkan rencana IPO

Pangeran Muhammad menjelaskan IPO itu tadinya direncanakan pada semester kedua tahun ini.

Seorang karyawan Saudi Aramco tengah bertugas. (saudiaramco.com)

IPO Aramco hampir pasti batal

Para pejabat Saudi mengatakan IPO dalam jumlah besar di New York, London, atau Hong Kong akan memicu risiko hukum terlalu banyak.





comments powered by Disqus