bisnis

Moody's dapat izin beroperasi di Arab Saudi

Arab Saudi tahun lalu menjual obligasi inteernasional senilai US$ 17,5 miliar buat mengurangi defisit akibat melorotnya harga minyak dunia.

02 Agustus 2017 05:32

Lembaga pemeringkatan internasinal Moody's telah memperoleh izin beroperasi di Arab Saudi, setelah dua lembaga serupa - Standard & Poor's dan Fitch.

Otoritas Pasar Modal Arab Saudi Senin lalu bilang sebagai bagian dari tanggung jawab untuk mengatur dan mengembangkan kegiatan pemeringkatan kredit, pihaknya telah memberikan wewenang kepada Moody's Investors Service Middle East Limited untuk melakukan pemeringkatan utang di negara Kabah itu.

Standard & Poor's sudah memperoleh izin beroperasi di Arab Saudi Oktober tahun lalu, kemudian diikuti oleh Fitch April tahun ini.

Otoritas Pasar Modal Arab saudi menyebutkan pihaknya telah mulai menerima pengajuan untuk melakukan pemeringkatan utang pada 2015.

Sejak anjloknya harga minyak mentah global pada pertengahan 2014 sudah mempengaruhi likuiditas dalam sistem perbankan setempat, pemerintah Arab Saudi telah menerbitkan surat utang negara.

Arab Saudi tahun lalu menjual obligasi inteernasional senilai US$ 17,5 miliar buat mengurangi defisit akibat melorotnya harga minyak dunia. Awal tahun ini Saudi merilis sukuk internasional senilai US$ 9 miliar, disusul bulan lalu dengan menerbitkan sukuk domestik seharga US$  4,5 miliar.

Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi. (Al-Arabiya)

Defisit Arab Saudi turun 60 persen dalam sembilan bulan

Total pendapatan negara diperoleh hingga akhir kuartal ketiga tahun ini sebanyak 663,113 miliar riyal, tumbuh 47 persen ketimbang kuartal serupa tahun lalu.

Menteri Keuangan Arab Saudi Muhammad al-Jadaan. (Arab News)

Arab Saudi proyeksikan defisit US$ 34 miliar tahun depan

Arab Saudi baru lepas dari defisit pada 2023.

Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi. (Arabian Business)

Arab Saudi diprediksi alami defisit 4,6 persen dari PDB

Secara empat tahun belakangan, 2015-2018, Arab Saudi mengalami defisit US$ 260 miliar.

Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi. (Arabian Business)

Arab Saudi akan bebas dari defisit pada 2023

prediksi defisit tahun depan sebesar 195 miliar riyal (US$ 52 miliar),





comments powered by Disqus