bisnis

Proyek perluasan Masjid Al-Haram dimulai lagi bulan depan

Perluasan Masjid Al-Haram senilai US$ 26,6 miliar dihentikan setelah di musim haji 2015 sebuah derek raksasa jatuh di dalam masjid.

18 Agustus 2017 09:27

Proyek perluasan Masjid Al-Haram di Kota Makkah, Arab saudi, akan dimulai lagi bulan depan. Sejumah sumber di perbankan dan industri konstruksi membenarkan Saudi Binladin Group bakal mengerjakan proyek itu lagi setelah musim haji berakhir.

Perluasan Masjid Al-Haram senilai US$ 26,6 miliar dihentikan setelah di musim haji 2015 sebuah derek raksasa jatuh di dalam masjid. Insiden dua tahun lalu ini menewaskan 107 orang, namun santunan bagi keluarga korban tewas dan cedera dijanjikan Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz belum dilunasi.

Rencana memulai kembali proyek Masjid Al-Haram ini merupakan isyarat pemulihan citra Binladin Group, dilarang menerima kontrak baru dari pemerintah setelah jatuhnya derek raksasa.

Sumber-sumber itu bilang Kementerian Keuangan Arab saudi telah mengalokasikan sejumlah proyek-proyek kunci untuk Binladin Group. Kementerian telah mengadakan pembicaraan dengan Binladin Group baru-baru ini dan berjanji membayar tunggakan tagihan agar perusahaan konstruksi milik keluarga besar mendiang Usamah Bin Ladin itu bisa membayar gaji karyawannya.

Proyek pemerintah lainnya tertunda, di mana Binladin Group juga terlibat adalah pembangunan kompleks hotel Abraj Kudai senilai US$ 3,5 miliar. Proyek tersebut bakal dimulai dalam beberapa bulan mendatang.

Binladin Group juga sudah mulai mengerjakan proyek Bandar Udara Raja Abdul Aziz di Jeddah tahun ini.

Kereta cepat Haramain menghubungkan Makkah dan Madinah di Arab Saudi beroperasi mulai 24 September 2018. (Saudi Gazette)

Kereta cepat Makkah-Madinah beroperasi mulai 1 Oktober

Proyek kereta Haramain ini memiliki rel sepanjang 450 kilometer dengan kecepatan kereta 320 kilometer per jam. Proyek ini menghabiskan anggaran 37,5 miliar riyal.

Jamaah berkumpul di pelataran Masjid Al-Haram, Kota Makkah, Arab Saudi, sambil menunggu pembagian makanan berbuka puasa, Juni 2018. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Mal-mal baru segera bermunculan di Makkah

Meski begitu, ada tantangan untuk pertumbuhan sektor ritel di Makkah, yakni langkanya tempat cocok, tingginya harga tanah, dan mahalnya biaya infrastruktur.

Syekh Bandar Abdul Aziz Balila, imam Masjid Al-Haram di Kota Makkah, Arab Saudi. (Twitter)

Arab Saudi tangkap satu lagi imam Masjid Al-Haram

Alhasil, sudah dua imam Masjid Al-Haram ditahan setelah Syekh Dr. Saleh bin Muhammad at-Talib dibekuk bulan lalu.





comments powered by Disqus