bisnis

KNPC berencana gelontorkan US$ 11,6 miliar dalam lima tahun

KNPC bakal menutup kilang tua Syuaiba berkapasitas 200 ribu barel sehari.

29 Agustus 2017 09:30

CEO Kuwait National Petroleum Company (KNPC) Muhammad Ghazi al-Mutairi Ahad lalu bilang perusahaannya berencana menggelontorkan 3,5 miliar dinar atau US$ 11,6 miliar selama 2018-2023, seperti dilansir surat kabar Ar-Rai.

Mutairi menambahkan belanja sebesar itu bakal dipakai untuk mrrampungkan proyek-proyek sedang berjalan dan memulai sejumlah proyek baru. 

KNPC akan mengembangkan Proyek Minyak Bersih bakal meningkatkan dan memperluas dua dari kilang-kilang terbesarnya, buat menfhasilkan produk berkualitas lebih baik, seperti solar dan minyak tanah untuk ekspor.

Mutairi mengatakan pencairan pinjaman asing tahap pertama senilai US$ 6,5 miliar akan diterima akhir bulan depan. 

Dia menjelaskan KNPC bakal menutup kilang tua Syuaiba berkapasitas 200 ribu barel sehari. 

 

Ladang minyak di Kuwait. (kpc.com.kw)

Kuwait Petroleum batalkan banyak tender dan kontrak

Proyek energi surya Dabdada senilai Rp 26,7 triliun baru-baru ini juga dibatalkan.

Menteri Perminyakan Kuwait Bakhit arRasyidi. (Supplied)

Menteri perminyakan Kuwait mundur

Dalam 20 tahun terakhir, Kuwait sudah memiliki 15 menteri perminyakan.

Ladang minyak di Kuwait. (kpc.com.kw)

Kuwait hentikan ekspor minyak ke Amerika

Kuwait telah menggeser ekspor minyaknya ke negara-negara Asia, saat ini mencapai 80 persen dari total volume ekspor minyak Kuwait.

Fasilitas milik Kuwait Petroleum Corporation. (Arabian Business)

Kuwait Petroleum akan gelontorkan US$ 500 miliar untuk naikkan kapasitas produksi

Produksi minyak mentah Kuwait saat ini sekitar 3,15 juta barel sehari.





comments powered by Disqus

Rubrik bisnis Terbaru

riyadh

Arab Saudi proyeksikan defisit tahun ini sebesar 12 persen

Negara Kabah itu memperkirakan pertumbuhan ekonominya tahun ini akan minus 3,8 persen, lebih optimistis ketimbang taksiran IMF, yakni minus 6,8 persen.

01 Oktober 2020

TERSOHOR