bisnis

Keluarga Kerajaan Qatar jual 90 persen sahamnya di bank Eropa kepada Cina

Nilainya US$ 1,76 miliar.

05 September 2017 17:27

Legend Holdings, perusahaan asal Cina, Jumat pekan lalu mencapai kesepakatan untuk membeli 90 persen saham di Banque Internationale a Luxembourg (BIL) seharga 1,48 miliar euro atau US$ 1,76 miliar.

Legend Holdings, dikenal sebagai pemilik perusahaan komputer Lenovo Group Ltd., mengakuisisi bank berumur 161 tahun itu dari Precision Capital, perusahaan investasi kepunyaan sejumlah anggota keluarga Kerajaan Qatar, termasuk mantan Perdana Menteri Syekh hamad bin Jassim ats-Tsani.

Pembelian BIL oleh Legend tersebut merupakan akuisis terbesar dilakukan sebuah perusahaan Cina atas bank di Eropa.

Perusahaan-perusahaan Cina belakangan ini kian tertarik membeli bank-bank di Eropa meski laba di sektor perbankan rendah. Mei lalu, HNA menjadi pemegang saham terbesar di Deutsche Bank, sedangkan Fosun menguasai 24 persen saham Millenium BCP, bank terbesar di Portugal.

Dibentuk pada 1856 dan merupakan bank swasta tertua di Luksemburg, BIL memiliki lebih dari dua ribu karyawan di seluruh dunia dengan total aset manajemen senilai 37,7 miliar euro pada akhir tahun lalu.

"Ini merupakan sebuah investasi strategis yang penting bagi Legend," kata Chairman Legend Holdings Liu Chuanzhi melalui keterangan tertulis. "Layanan keuangan adalah salah satu target kunci Legend Holdings."

Menteri Keuangan Arab Saudi Muhammad al-Jadaan. (Arab News)

Arab Saudi raup surplus pertama sejak 2014

Naiknya harga minyak mentah global, penerapan pajak pertambahan nilai, dan pengurangan subsidi energi ikut membantu mengatasi defisit anggaran Arab Saudi.

Delegasi dari India tengah belajar teknologi pertanian di Israel. (embassies.gov.il)

Grup Djarum bangun 26 reservoir air berteknologi Israel di Sumba Timur

Eko Putro menekankan Djarum membeli teknologi Israel itu melalui Taiwan jadi bukan langsung ke Israel.

Tim eksplorasi Saudi Aramco. (saudiaramco.com)

Aramco perusahaan paling untung di dunia

Aramco meraup laba bersih Rp 1.581 triliun.

Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi. (Arabian Business)

Standard & Poor prediksi Arab Saudi bebas dari defisit pada 2023

Arab Saudi mengalami defisit sejak harga minyak mentah global anjlok pada pertengahan 2014.





comments powered by Disqus

Rubrik bisnis Terbaru

Arab Saudi raup surplus pertama sejak 2014

Naiknya harga minyak mentah global, penerapan pajak pertambahan nilai, dan pengurangan subsidi energi ikut membantu mengatasi defisit anggaran Arab Saudi.

24 April 2019

TERSOHOR