bisnis

Kumpulkan 160 pengusaha di Amman, duta besar Indonesia promosikan peluang bisnis dan investasi

para investor juga diajak untuk berinvestasi di Indonesia melalui partisipasi pada kegiatan RIF (Forum Investasi Regional) di Padang, Sumatera Barat.

19 September 2017 17:53

Duta besar Indonesia untuk Yordania dan Palestina Andy Rachmianto kemarin mengumpulkan 160 pengusaha Yordania, Palestina, dan Irak dalam makan malam di Hotel Landmark, Ibu Kota Amman, Yordania. Acara ini untuk mempromosikan peluang bisnis dan investasi bagi para pengusaha dari ketiga negara itu.

Agenda itu dihadiri pula oleh Ziad Homsi (Ketua Kamar Dagang dan Industri/Kadin Amman), Hamdi Tabbaa (Ketua Asosiasi Pebisnis Yordania), Adnan Abu ar-Raghib (Ketua Kadin Yordania), Abdullah as-Saudi (Ketua Dewan Bisnis Yordania-Indonesia), Maha Abu Shushah (Konsul Kehormatan Indonesia untuk Palestina), Ziad Anabtawi (Ketua Dewan Bisnis Palestina-Indonesia), serta Majid as-Sadi(Ketua Dewan Bisnis Irak-Indonesia), seperti dilansir siaran pers Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Amman, diterima Albalad.co hari ini. 

Dalam kesempatan tersebut, Andy secara khusus menyoroti masih rendahnya volume perdagangan Indonesia dengan Yordania dan Palestina. "Untuk itu perlu dilakukan upaya nyata dan terobosan baru agar angka perdagangan dan investasi dapat ditingkatkan di tahun-tahun mendatang," katanya.
 
Dia mengajak para pelaku usaha di Yordania, Palestina, dan Irak untuk mencari peluang kerja sama dengan pengusaha Indonesia, melalui pamerang dagang dan Indonesia-Middle East Annual Gathering on Economy (IMAGE) di Bandung bulan depan.

Selain itu, para investor juga diajak untuk berinvestasi di Indonesia melalui partisipasi pada kegiatan RIF (Forum Investasi Regional) di Padang, Sumatera Barat.

Para pengusaha Yordania, Palestina, dan Irak hadir pada pertemuan tersebut menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan acara itu.

Abu Dhabi, Uni Emirat Arab. (visitabudhabi.ae)

UEA tahun depan berlakukan cukai atas minuman mengandung gula dan rokok elektrik

UEA sudah menerapkan cukai atas produk merusak kesehatan dan lingkungan sejak 2017.

Bangunan terjangkung sejagat Burj Khalifah, berlokasi di Kota Dubai, Uni Emirat Arab. (Arabian Business)

Tarif beriklan di dinding luar Burj Khalifah minimum Rp 970 juta

Huawei dan Walt Disney pernah beriklan di dinding luar Burj Khalifah.

Konglomerat Dubai, Khalaf al-Habtur. (Gulf Business)

Konglomerat Dubai minta larangan penggunaan Skype di UEA dicabut

Al-Habtur September tahun lalu juga mendesak larangan pemakaian telepon WhatsApp di UEA dicabut.

Seorang teknisi tengah bertugas di sebuah fasilitas milik Saudi Aramco. (Twitter/@Saudi_Aramco)

Aramco raup pendapatan bersih Rp 668 triliun di semester pertama tahun ini

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman pernah bilang IPO Aramco akan dilakukan paling lambat tahun depan atau awal 2021.





comments powered by Disqus